Bupati Janji Selesaikan PR Pembangunan Kabupaten Sambas

Bupati Janji Selesaikan PR Pembangunan Kabupaten Sambas

  Minggu, 29 November 2015 08:33
AJAKAN: Bupati Sambas mengajak warga bersama selesaikan pekerjaan rumah pembangunan di Kecamatan Tekarang baru-baru ini. HARI KURNIATHAMA/PONTIANAKPOST

SAMBAS--Geliat pembangunan Kabupaten Sambas terus bergulir secara bertahap dan pasti. Perjalanan panjang proses pembangunan Bumi Terpikat Terigas sejak dimekarkan pada tahun 1999 lalu, kini sudah menampakkan beberapa hasil yang nyata. Visi jangka panjang mewujudkan Kabupaten Sambas kecamatan terunggul di Kalbar tahun 2025 jadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. 

Bupati Sambas, dr Hj Juliarti Djuhardi Alwi MPH, pada saat menghadiri undangan warga di Desa Tekarang Kecamatan  Tekarang, baru baru ini mengatakan apresiasi dan terimakasih kepada seluruh komponen masyarakat yang telah memberikan kontribusi nyata dan partisipasi aktif terhadap proses pembangunan Kabupaten Sambas. 

"Semua kita di sini, dengan beragam tugas dan fungsi di masyarakat, memiliki peranan tersendiri dalam menyukseskan pembangunan Kabupaten Sambas, semua berperan penting,"ujar dia. 

Contoh dia, seperti petani, pedagang dan lainnya, lanjut dia, sudah memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dan pertumbuhan perekonomian Kabupaten Sambas. Diungkapkan Juliarti, perekonomian Kabupaten Sambas di tingkat propinsi Kalbar sudah sangat menggembirakan. 

"Kita berada pada tingkat nomor tiga pertumbuhan ekonomi terbaik se-propinsi Kalbar dari 14 kabupaten/kota. Ini ada6lah buah hasil kerja bersama, pemerintah daerah, swasta dan terlebih penting lagi masyarakat Kabupaten Sambas,”tegas dia.

Tidak hanya itu, Bupati juga memaparkan bahwa pembangunan pendidikan yang menjadi salah satu konsen pembangunan Kabupaten Sambas telah menuju arah yang sangat diharapkan. Terang dia, sudah banyak prestasi pendidikan yang membanggakan bagi daerah ini. 

“Dengan umur Kabupaten Sambas yang beranjak remaja, alhamdulillah, kata dia,berkat dukungan pemerintah dan komponen masyarakat kita, sekarang sudah ada tiga perguruan tinggi. Sekolah negeri sudah merata di kecamatan-kecamatan, pemuda-pemudi kita yang sudah berpendidikan doktoral atau S3 semakin banyak terutama yang menetap di Kabupaten Sambas. "Itu dilakukan Pemda demi mendekatkan dan memudahkan akses pelayanan pendidikan bagi warga kita,”terang dia.

Semakin banyaknya sarana prasarana pendidikan yang dibangun Pemda, kondisi tersebut, lanjut dia, harus membuat masyarakat semakin termotivasi menyekolahkan anak-anaknya ke jenjang yang lebih baik. Minimal pinta Bupati, warga bisa mendukung program wajib sekolah hingga tamat SMA sederajat. 

“Partisipasi warga terhadap dunia pendidikan minimal dengan turut menyekolahkan anak-anak kita ke jenjang pendidikan yang lebih baik lagi. "Biar manusia-manusia Kabupaten Sambas kedepan berkualitas dengan pendidikan dan akhlak yang baik,"sebut Juliarti. 

Menyinggung pembangunan infrastruktur jalan, Juliarti menjelaskan, itu tetap menjadi prioritas yang berkesinambungan dan berdampingan dengan konsen pembangunan lain seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi dan religius.

Diakui dia, untuk perhatian terhadap pembangunan itu memerlukan pendanaan yang besar. Pemda  tukas dia, terus menerus berupaya agar pembangunan jalan bisa merata dirasakan warga Kabupaten Sambas. 

"“Hanya saja, pembangunan tersebut memerlukan proses yang tidak mudah, saya mengharapkan itu sangat dimengerti masyarakat saya.  Kabupaten Sambas masih terus membangun, memerlukan proses. Saya tahu, ketika itu berproses ada hal yang kurang nyaman yang akan dirasakan warga, karena memang itulah prosesnya. Saya mengharapkan warga bisa bersabar demi kebaikan kedepan. Pemda sangat berterima kasih kepada semua warga yang telah dengan ikhlas merelakan sebagian haknya untuk menjadi bagian proses pembangunan jalan,"kata dia. 

Diakui Juliarti, Pekerjaan Rumah terhadap Pembangunan masih banyak yang tetap harus menjadi perhatian serius. 

Karenanya, orang nomor satu Kabupaten Sambas itu meminta masyarakat turut aktif mendukung pemerintah mewujudkan pembangunan, minimal dengan menciptakan kondisi keamanan dan ketertiban yang kondusif. “Hasil kerja keras kita semua, dari Pemdanya, swasta dan komponen masyarakat lainnya di usia Kabupaten Sambas yang sekarang ini." Alhamdulillah juga sudah tampak.  IPM kita sekarang sudah beranjak pada posisi enam  besar dimana dulunya kita berada paling terakhir,”ingat Juliarti.‎ (har)