Bupati Ajak Bersemangat Ibadah Malam

Bupati Ajak Bersemangat Ibadah Malam

  Sabtu, 25 June 2016 09:57
NUZULUL QURAN: Pemkab Kayong Utara memperingati turunnya kitab suci Alquran atau nuzulul Quran 1437 H/2016 M di Masjid Agung Alqudsi, Rabu (22/6) malam. DANANG PRASETYO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SUKADANA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kayong Utara memperingati turunnya kitab suci Alquran atau nuzulul Quran 1437 H/2016 M di Masjid Agung Alqudsi, Rabu (22/6). Selain dihadiri warga muslim, kegiatan ini juga dihadiri Bupati Kayong Utara Hildi Hamid, Wakil Bupati Idrus, dan jajaran kepala SKPD di lingkungan Pemkab Kayong Utara.

Pada peringatan Nuzulul Quran kali ini, Bupati mengingatkan seluruh umat Islam agar lebih bersemangat untuk beribadah, terutama dengan menjalankan salat malam. “Kita harus lebih bersemangat salat tahajud, ikhtiar, dan melakukan ibadah lainnya, untuk semata mendapat rida dari Allah SWT,” ucapnya.

Menurutnya, peringatan nuzulul Quran hendaknya dimaknai sebagai momentum untuk meningkatkan keinsyafan umat, agar lebih mencintai Alquran, serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Pengamalannya, menurut dia, tidak hanya dalam aspek ibadah, tapi juga seluruh sektor kehidupan. “Hal ini perlu mendapatkan perhatian kita bersama, karena Alquran pada dasarnya merupakan kamus kehidupan, yang mengandung ayat-ayat yang dapat dijadikan pedoman, motivasi, dan etika dalam berbagai rekayasa, baik rekayasa masyarakat maupun rekayasa teknik,” ungkapnya.

Upaya menanamkan kecintaan terhadap Alquran, menurut dia, tidak boleh berhenti, tapi harus terus berlanjut. Karenanya, peringatan nuzulul Quran, diharapkan dia, jangan hanya bersifat seremonial semata. Peringatan malam ke-17 Ramadan tersebut, diharapkan dia agar dapat meninggalkan bekas dan pengaruh di tengah-tengah masyarakat.

Melalui uraian hikmah nuzulul Quran yang disampaikan KH Gus Alamuddin dari Kabupaten Ketapang, diharapkan agar melalui peringatan ini, akan semakin lebih mengerti dan yakin bahwa Alquran adalah sumber peradaban umat manusia sepanjang zaman. Pimpinan Pondok Pesantren Al Ittihad ini mengungkapkan bahwa Alquran juga berisi petunjuk bagi umat manusia, menjadi sumber inspirasi, serta sumber nilai pembangunan sosial yang bersifat universal.

“Keagungan Alquran dapat dijadikan sebagai pijakan dalam penyelenggaraan pembangunan. Pada hakikatnya, seluruh ayat yang tertuang dalam kitab suci Alquran ditujukan untuk menjadikan umat Islam mampu tumbuh dan berkembang menjadi masyarakat yang maju dan religius,” tutupnya. (dan)

Berita Terkait