Bunuh Beruang Madu, Rosi Kuale Diburu

Bunuh Beruang Madu, Rosi Kuale Diburu

  Sabtu, 3 September 2016 09:42

SAMBAS- Pengguna media sosial kembali dikejutkan dengan unggahan foto aksi sadisme. Kali ini, perburuan hewan beruang madu Beruang Madu (Helarctos Malayanus) yang berakhir dengan kematian satwa dilindungi ini. Nekadnya, fotonya si beruang yang mati itu pun ditampilkan di dinding FB dengan pemilik akun tertulis Rosi Kuale.

Dalam akun FB dengan nama Rosi Kuale tertanggal 21 Agustus pukul 09.59. Terlihat seseorang sedang membawa seekor beruang yang terlihat sudah mati. Dalam foto itu pun, pemiliknya memberikan caption untong iyan ari tok pagi2 dan dapat beruang (sangat beruntung, pagi-pagi sudah dapat beruang- red).

Tak sampai disitu, dalam foto yang diunggah pada 30 Agustus pukul 11.17 juga ditampailkan beruang yang tangan kirinya terikat di sebuah kayu. Beruang diletakkan diatas sebuah kayu dan seng. Terlihat bagian leher sudah terbuka yang diduga bekas dipotong.

Menindaklanjuti unggahan foto dalam FB tersebut, pihak kepolisian Polres Sambas, Anggota Polsek Jawai, Kepala BKSDA Singkawang (beserta rombongan sebanyak 4 orang), Kepala Desa Sungai Nilam, Kepala Dusun Timur dan tokoh masyarakat. Melakukan pertemuan, dengan pihak keluarga atau orang tua dari Joko alias Lobo yang diduga pemilik akun FB atas nama Rosi Kuale.

“Kita sudah melakukan pertemuan Kamis (1/9) sekitar pukul 15.00 WIB Desa Sungai Nilam Kecamatan Jawai. Selain melibatkan pihak terkait, kita juga mengundang orang tua yang diduga pemilik akun yang mengunggah foto membunuh beruang di media sosial facebook,” kata Kapolres Sambas, AKBP Cahyo Hadiprabowo SH SIK, Jumat (2/9).

Mengapa orang tuanya? Dikatakan Kapolres, lantaran saat ini pihak yang diduga pemilik akun atas nama Rosi Kuale tersebut saat ini sedang berada di Malaysia.

“Menurut informasi dari orang tua. Pemilik akun Rosi Kuale berada di Malaysia. Dan sudah berangkat setelah lebaran Idul Fitri 2016,” katanya. Sehingga diperkirakan, pelaku

mengunggah foto saat berada di Malaysia.

Dalam pertemuan tersebut, terungkap jika pelaku mengunggah foto tersebut menggunakan akun Facebook atas nama Rosi Kuale. Kemudian memberikan imbauan kepada orang tua pelaku, agar tidak melakukan hal tersebut lagi.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Sambas mengimbau seluruh masyarakat. Untuk bersama-sama menjaga keberadaan hewan-hewan dilindungi. Lantaran ini demi keberlangsungan ekosistem yang ada. (fah)