Bunga dan Boneka, Hadiah Unik untuk Wisudawan

Bunga dan Boneka, Hadiah Unik untuk Wisudawan

  Jumat, 5 Agustus 2016 09:30
HADIAH: berbagai bentuk rangkaian bunga dan boneka banyak dijual di sekitar area tempat acara wisuda

Berita Terkait

Dalam satu tahun tak sedikit berbagai perguruan tinggi di Pontianak menciptakan wisudawan baru. Ini momen berharga bagi si wisudawan dan keluarganya. Siapa sangka, dibalik momen berharga itu menjadi peluang bisnis yang cukup menjanjikan.

PAHLEVI Y HARISANDY, Pontianak

ADALAH Nuraini, yang menangkap peluang bisnis dari momen berharga setiap wisudawan baru. Dia menawarkan bunga dan boneka yang dihias bak seorang wisudawan menjadi kado spesial.

Alasan Nuraini terjun ke dunia bisnis ini terinspirasi saat ia pergi ke Jakarta untuk menghadiri acara wisuda salah satu anaknya. Di sana dia melihat ada pedagang yang menjajakan bunga dan boneka wisuda sebagai kado untuk wisudawan. “Saya lihat di Pontianak belum ada yang seperti itu. Saya coba saja jadikan itu bisnis bersama kedua anak saya,” ujar ibu berusia 50 tahun.

Usaha yang digelutinya ini dinamai Aniski Florist untuk bunga dan D’Floon untuk boneka wisuda. “Aniski saya yang kelola, kalau D’Floon itu anak saya yang menjalankannya. Tapi kami tetap saling membantu,” ucapnya.

Aniski Florist menawarkarkan berbagai jenis bunga yang memiliki nilai esteika dan tentunya memiliki nilai jual. “Kita ada bunga mawar, aster, krisan, hotensia anggrek dan masih banyak lagi yang lainnya,” sebut Owner Aniski Florist.

Bunga itu didatangkannya dari luar pulau Kalimantan. “Bunga kita pesan dari Malang, Bandung dan Jakarta. Untuk boneka kita datangkan dari Cibubur,” katanya.

Usaha yang baru berjalan enam bulan milik Nuraini ini berlokasi dikediamannya, Jalan Alianyang Gang Cianjur II No. 34. “Kalau tetap lancar seperti ini, kita kedepannya akan buka gerai sendiri dan mencari karyawan,” papar Nuraini.

Bunga yang dibelinya dari pulau Kalimantan ini disusunnya seindah mungkin dalam buket (wadah bunga potong). Boneka yang dijualnya pun disulapnya menjadi layaknya seorang wisudawan.

Untuk menjadikan keduanya sebagai hadiah bagi saudara, kerabat atau teman yang sedang mengukuhkan gelar sarjananya ini tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Karena Ainiski Florist dan D’Floon tidak mematok harga mahal bagi bunga dan boneka yang ditawarkannya.

Berkisar dari Rp50 ribu sampai Rp100 ribu  sudah dapat membawa bunga dalam buket yang sudah dihiasnya. Berlaku juga untuk boneka wisuda, dengan harga Rp50 ribu hingga Rp100 ribu, boneka wisuda siap jadi hadiah spesial untuk wisudawan.

Dikatakan Nuraini, selama enam bulan menjalankan bisnis ini dia sudah kebanjiran orderan empat kali acara pengukuhan wisudawan di Pontianak dari berbagai perguruan tinggi. “Jadi saat mereka yudisium kita sebarkan brosur agar mereka bisa pesan untuk momen berharga mereka itu,” tuturnya.

Promosi yang dilakukan Aniski Florist dan D’Floon terbilang sederhana. Mereka hanya menggunakan sosial media seperti Facebook, Instagram, Whats App dan ditambah dengan brosur untuk disebarkan kepada peminatnya. “Untuk instagram kami bernama D’Floon followers (pengikut) kami sudah sekitar 1000 pengguna instagram,” tambahnya.

Keuntungan yang didapatnya juga lumayan besar. Setidaknya setiap bulan Nuraini beserta anaknya dapat mengantongi uang jutaan rupiah dari bisnis yang baru digelutinya ini.

“Kita setiap bulan bisa menjual ratusan bunga dan boneka tidak hanya mengandalkan momen wisuda itu. Pembeli harian kami juga lumayan ramai. Sebulan kami bisa dapat untung sekitar empat sampai lima juta rupiah,” sebutnya.

Nuraini menambahkan, dia beserta kedua anaknya sudah merasa kewalahan untuk menangani orderan yang semakin meningkat. “Kami sekarang sudah kewalahan untuk menangani orderan. Mungkin kami sudah harus mencari karyawan,” pungkasnya.

Orderan yang meningkat itu juga disebabkan Aniski Florist dan D’Floon menerima pesanan untuk momen selain wisuda. “Kami juga terima pesanan untuk ulang tahun, pernikahan, atau acara-acara lainnya. Itu yang menjadi orderan hari-hari kami,” kata Nuraini.

Kemajuan usaha Nuraini ini juga terlihat dari konsumennya yang saat ini tidak hanya warga Ponntianak. Tak jarang pemesan boneka atau bunga darinya ini berdomisili di luar Pontianak. “Sering juga kami menerima orderan dari luar kota. Kami manfaatkan jasa kargo dan karantina untuk menjaga kesegaran bunga kami saat sampai ke tangan pemesan nantinya,” ungkapnya.

Nurani mengatakan, untuk menjalani usaha ini bukan modal dari sisi keuangan yang terpenting. “Modal utama itu harus berani, ulet, fokus, dan jalani dengan penuh hati agar usaha kita tidak berjalan sia-sia,” imbuhnya. (**)

Berita Terkait