Bukan Hanya Aset, Juga Tapal Batas

Bukan Hanya Aset, Juga Tapal Batas

  Jumat, 21 Oktober 2016 09:30

Berita Terkait

SAMBAS- Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc ke Bengkayang untuk membahas aset pemekaran. Lantaran pada pertemuan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bengkayang berhalangan hadir saat Pemkab Sambas menggelar pembahasan bersama tiga daerah yakni Sambas, Bengkayang dan Kota Singkawang.

Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc mengatakan komitmennya terkait penyelesaian permasalahan aset. Bukan hanya sebatas indikator peraihan penilaian pengelolaan keuangan Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI. Sejak awal dilantik sebagai Bupati terpilih, masalah aset menjadi prioritasnya.

“Setelah dilantik, ketika dipaparkan tentang aset, saya menilai bahwa ada permasalahan terhadap pengelolaan aset yang harus menjadi prioritas diselesaikan. Karena aset ini milik negara, jadi harus kita kelola dengan baik dan amanah,” kata Bupati Sambas.

Melalui komitmen ini. Di era kepemimpinannya, masalah aset bisa selesai. “Semua permasalahan ada solusi dan jalan keluarnya. Harapan saya, kita secepatnya menuntaskannya, dengan semua mendapatkan kebaikan,” kata Bupati.

Bupati Sambas mengadakan pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Bengkayang yang digelar di ruang pertemuan Kantor Bupati Bengkayang, Selasa (18/10). Hadir dari pemkab Sambas, Ketua DPRD Sambas, Sekda Sambas, dan Unit Kerja pengelola aset di Pemkab Sambas. Bupati Bengkayang, hadir langsung kemudian Wakil Bupati Bengkayang, Ketua DPRD Bengkayang, Sekda Bengkayang maupun staf pengelola aset pemkab Bengkayang.

Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot mengapresiasi kedatangan Pemkab Sambas, terlebih langsung dipimpin Bupati Bupati Sambas.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bengkayang meminta maaf atas ketidak hadiran jajarannya pada pembicaraan aset di Sambas beberapa waktu lalu. Dan itu bukan disengaja. Terpenting dalam pembahasan aset, tidak saling menyalahkan. Tetapi semua punya komitmen yang kuat untuk berkomunikasi dan segera menyelesaikannya.

Terlebih masalah aset erat kaitannya dengan pengelolaan keuangan negara. Karenanya kendala aset menjadi indikator pada penilaian pelaporan keuangan. Dan itu bukan hanya karena ingin WTP atau opini lainnya, melainkan agar pemerintahan daerah dinilai mampu mengelola keuangan dan aset negara dengan baik.

Bupati Bengkayang meminta tiga pemerintahan daerah ini (Sambas, Singkawang dan Bengkayang) tidak hanya fokus pada permasalahan aset. Melainkan tapal batas sesegera mungkin diselesaikan juga.(fah)

Berita Terkait