Buka O2SN-FL2SN Kecamatan Mukok, Bupati ‘Tantang’ Siswa Tunjukkan Kebolehan

Buka O2SN-FL2SN Kecamatan Mukok, Bupati ‘Tantang’ Siswa Tunjukkan Kebolehan

  Rabu, 10 February 2016 10:06
PIALA: Bupati Sanggau, Paolus Hadi saat menyerahkan piala bergilir usai membuka acara O2SN-FL2SN di Kecamatan Mukok. FOTO IST

Berita Terkait

PEMBUKAAN O2SN-FLS2N Kecamatan Mukok berlangsung di SDN 05 Semuntai, Kabupaten Sanggau. Kegiatan itu melibatkan 29 Sekolah yang terdiri dari 23 Sekolah Dasar, 5 Sekolah Menengah Pertama dan 1 Sekolah Menengah Kejuruan. Pembukaan ditandai dengan pemukulan Gong oleh Bupati Sanggau, Paolus Hadi dan disambut riuh para peserta yang hadir Selasa (9/2) kemarin.

Sedikit berbeda, kali ini Paolus Hadi berkomunikasi langsung dengan peserta O2SN-FL2SN disana. Disela sambutannya dia menanyakan kepada siswa, “Untuk apa kalian datang ke sini?". Namun tak seorang siswa pun menjawab pertanyaan itu. Dia lantas mengatakan permasalahan yang sering ditemui adalah masih banyak anak-anak Sanggau yang malu untuk tampil berbicara didepan depan umum.

Beberapa kali Paolus coba menyemangati para siswa. Sampai akhirnya salah seorang siswa bernama lengkap Elisabet Fita yang merupakan siswa di SMPN 05 Mukok menjawab. “Kami kesini untuk mengembangkan bakat dibidang seni dan olahraga pak,” teriaknya.

Orang nomor satu di Sanggau itu pun tersentak. Dia tidak marah, malah justru mengajak siswa itu berbicara. Dengan ciri khas senyumnya, Paolus kemudian meminta Fita yang asal Engkode tersebut menunjukkan keahliannya. “Coba kamu tunjukkan keahlianmu berbahasa Inggris kepada bapak. Sedikit saja, jangan malu, jangan takut salah. Kalau salah pun saya tidak bilang sama yang lain,” pintanya.

Meski dengan waktu yang relative singkat, kemampuan siswa tersebut telah mampu memikat hati Bupati Sanggau. Dia berterima kasih kepada peserta lomba Story Telling itu dan berharap siswa di Sanggau ini mempunyai karakter dan mental yang kuat dalam menghadapi semua situasi pendidikannya.

Dalam mendidik, kata Paolus, para guru diminta tidak hanya memberikan proses belajar mengajar untuk mata pelajaran semata, tetapi mental siswa untuk berani tampil dalam berkreativitas juga harus dilatih sejak dini. Dengan begitu akan muncul keberanian. “Tentu keberanian yang sifatnya positif,” katanya.

Dia berharap, siswa di Kecamatan Mukok akan terus meningkatkan kemampuannya sehingga dapat mempertahankan prestasi-prestasi yang pernah diraih dan meningkatkan prestasi lebih baik dari sebelumnya. “Prestasi harus selalu dikawal, dulu Mukok pernah juara umum 2 kali. Nah, jangan lagi merosot ke peringkat sembilan,” harapnya.

Seperti ditempat-tempat lainnya, saat membuka O2SN-FL2SN, dia selalu berpesan kepada pendidik yang ada disetiap kecamatan agar benar-benar dapat memanfaatkan kemampuan dan kreativitas anak secara maksimal. Begitu juga dengan muspika setempat agar selalu memperhatikan perkembangan daerahnya.

“Semua selalu saya pesan agar benar-benar mendidik anak-anak kita ini. Jangan sampai mereka nantinya terjerumus dengan hal-hal yang dapat merusak masa depan mereka. Kalau anak-anak ini baik, saya yakin daerah kita ini akan menjadi lebih baik,” ujarnya.Diakhir sambutannya, dia berpesan kepada para siswa agar berkompetisi secara baik. Dengan cara yang benar dan fair play. Persoalan menang dan kalah adalah hal yang tidak dapat dihindari. Karenanya sikap kedewasaan harus tetap ada dalam diri setiap siswa. (sgg)

Berita Terkait