Bujang dan Dare Pontianak Tahun 2015

Bujang dan Dare Pontianak Tahun 2015

  Rabu, 4 November 2015 08:21
MALAM PENOBATAN: Ivan dan Rachma resmi dinobatkan menjadi Bujang dan Dare Pontianak 2015. Mereka akan mengemban misi pariwisata Pontianak selama setahun.

Berita Terkait

Final Pemilihan Bujang dan Dare yang diselenggarakan pada Selasa, 27 Oktober 2015 di Pontianak Convention Center  berhasil mengantarkan Ivan Jackson sebagai Bujang Pontianak 2015 dan Rachma Arinditha Putri sebagai Dare Pontianak 2015. Pemilihan Bujang dan Dare ini dilaksanakan dalam rangka memperingati ulang tahun kota Pontianak ke-244. “Santun Beradat, Lestari Budaye” merupakan tema yang diangkat dalam Festival Bujang dan Dare 2015. Rangkaian acara dimulai dari tahap audisi pada tanggal 26 September 2015, terdapat 82 peserta yang mendaftar dan pada 28 September 2015 diumumkan 30 finalis terpilih yang berhak mengikuti semua rangkaian acara, hingga akhirnya terpilih lah Ivan dan Rachma yan, dua anak muda yang akan menjadi jembatan antara pemerintah dan kaum muda dalam mengemban misi pariwisata Pontianak. By: Indry Agnesty

Ingin menjaga dan memajukan kota Pontianak khususnya dalam bidang pariwisata dan kebudayaan agar lebih dikenal oleh masyarakat luar merupakan motivasi yang melatarbelakangi Ivan dan Rachma untuk mengikuti pemilihan Bujang Dare. “Kalo motivasi secara pribadi, aku pengen mengaktualisasi diri ke kegiatan yang positif,” ungkap Ivan. Pengalaman yang didapat selama mengikuti kegiatan juga merupakan hal berharga yang didapatkan oleh Ivan dan Rachma. “Aku bisa kumpul dan kenalan sama teman-teman baru yang jauh lebih hebat dari aku. Selain itu aku juga bisa berbagi informasi dan pengetahuan sama mereka. Rangkaian kegiatan mengajarkan aku untuk memperlakukan setiap orang layaknya seperti saudara sendiri,” tutur Rachma. “Bisa bercanda bareng bapak walikota Pontianak dan mendapatkan pelajaran hebat dari beliau serta  banyak bertemu orang-orang hebat jadi hal yang paling diingat selama ikut Bujang dan Dare,” tambah Ivan.

Setelah terpilih menjadi Bujang dan Dare Pontianak 2015, Ivan dan Rachma memiliki program-program kerja selama satu tahun. Mereka mengaku ingin membuat sebuah lembaga promosi pariwisata daerah untuk memudahkan promosi kota Pontianak, baik budaya maupun objek wisatanya. Sehingga masyarakat yang berada di luar Pontianak bisa tetap update dengan perkembangan kota Pontianak khususnya di bidang kebudayaan dan pariwisata. “Program kerja yang akan kami realisasikan terutama membuat miniatur taman surga di kota Pontianak dan lebih aktif mempromosikan kebudayaan dan pariwisata Pontianak di media sosial,” jelas Ivan.

Selain memiliki program kerja, mereka juga akan segera mengambil langkah pertama setelah dinobatkan menjadi Bujang dan Dare Pontianak 2015. “Langkah pertama yang akan aku lakukan yaitu mengusulkan masuknya budaya melayu ke dalam muatan lokal sekolah karena aku prihatin dengan kondisi remaja sekarang yang nggak tahu mana budaya asli melayu dan mana budaya lainnya,” ucap Ivan. Memang nggak bisa dipungkirin bahwa saat ini anak-anak muda cenderung lebih update dengan budaya luar tapi mereka nggak update dengan budaya lokal. Bahkan masih ada anak muda yang nggak tahu tentang kebudayaan lokal Pontianak, khususnya budaya Melayu.

Beberapa tahun belakangan ini kota Pontianak mengalami perkembangan yang lumayan pesat dalam berbagai bidang. Tapi tetap aja masih ada hal lain yang harus dikembangkan secara terus-menerus. “Pendidikan terhadap anak-anak dan pemuda merupakan hal utama yang harus dikembangkan oleh Pontianak karena dengan pendidikan kita bisa mengubah kota Pontianak menjadi lebih baik. Selain itu aku juga pengen budaya melayu ini jadi ibu budaya di kota Pontianak,” ungkap Ivan. Well guys, tim X hanya berharap semoga Ivan dan Rachma bisa amanah menjalankan peran dan tugasnya sebagai Bujang dan Dare Pontianak 2015. Keep spirit!**

Berita Terkait