Budidaya Keramba Air Tawar dan Laut; Antisipasi Harga Ikan di Pasaran

Budidaya Keramba Air Tawar dan Laut; Antisipasi Harga Ikan di Pasaran

  Sabtu, 2 September 2017 11:34
KERAMBA: Budidaya ikan air tawar dengan keramba apung di sungai Mempawah. SHANDO SAFELA/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

Tingginya harga ikan segar di pasaran membuat pemerintah menggencarkan budidaya keramba ikan. Harga ikan segar kini melambung. Mencapai Rp35 ribu- Rp50 ribu per kilogram. Sehingga konsumen mengeluh, karena stok ikan tidak mencukupi karena daya beli.

Airin Fitriansyah, Singkawang

-----------------------

“Ya, kita memang berusaha menjaga stok kebutuhan ikan segar di pasaran. Rencananya keramba ikan laut akan kita dibudidayakan di masyarakat nelayan,” ucap Yusnita Fitriadi, Kadis Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Singkawang, Jumat (1/9). Dia mengatakan selain keramba ikan yang akan dikembangkan, demikian juga budidaya ikan air tawar akan ditingkatkankan. Supaya ketersediaan ikan dapat memenuhi kebutuhan konsumen dilingkungan pemerintah daerah.

Ia menuturkan, ada beberapa titik kawasan budidaya ikan laut yang dapat dikembangkan. Seperti daerah yang berada di wilayah Kecamatan Singkawang Utara cocok budidaya keramba ikan laut.  Sedangkan daerah Kecamatan Singkawang Timur maupun Kecamatan Singkawang Barat akan dikembangkan budidaya ikan air tawar.

 “Kita sudah turun ke lapangan melihat hasil daripada budidaya ikan air tawar yang kini dikembangkan oleh masyarakat. Hasilnya cukup memadai guna memenuhi kebutuhan konsumen. Sedangkan budidaya karamba ikan laut masih terbatas dan perlu dikembangkan lagi,” ungkap Kadis Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Kota Singkawang.

Sementara Ketua Ikatanan Pedagang Ikan Pasar Alianyang Kota Singkawang Muchsin, mengakui beberapa minggu terakhir hingga sekarang harga ikan tidak mengalami penurunan dipasaran. Dikarenakan, hasil tangkapan ikan menurun karena para nelayan banyak tidak berangkat melaut disebabkan kondisi cuaca tak menentu.

 “Harga ikan dipasaran cukup tinggi. Ini karena stok ikan kita terbatas dipasaran. Begitu juga hasil tangkapan nelayan berkurang. Ini disebabkan kondisi cuaca ekstrim,” terangnya saat ditemui di pasar Ikan Alianyang.

Dia menyatakan, dengan tingginya harga ikan di pasaran. Banyak pedagang maupun konsumen yang mengeluh. Serta para nelayan juga tidak dapat melaut. Sehingga dibutuhkan peran aktif dari pemerintah daerah dalam meningkatkan hasil laut.

Ia mengungkapkan dengan adanya ketersediaan lahan, banyak yang dapat dikembangkan dan dibudidayakan guna meningkatkan produksi ikan laut. Seperti halnya budidaya karamba ikan maupun budidaya ikan air tawar yang berada dilingkungan masyarakat Kota Singkawang.

 “Kita banyak perairan baik itu sungai maupun darat. Ini perlu menjadi perhatian dari pemerintah daerah terkait. Supaya lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan dan dikeola dengan baik guna meningkatkan hasil produksi laut dilingkungan masyarakat,”  imbuh Muchsin ayah dua anak juga Warga Kecamatan Singkawang Selatan, Kota Singkawang.  (*)

Berita Terkait