Budayakan PHBS, Kampanyekan Anti Rokok

Budayakan PHBS, Kampanyekan Anti Rokok

  Selasa, 10 November 2015 11:22
HARKESNAS: Wakil Bupati Sambas Pabali Musa saat memberikan arahan pada peringatan ke-51 Hari Kesehatan Nasional di Kabupaten Sambas yang dilangsungkan di Halaman Kantor Bupati Sambas, Minggu (8/11). HARI KURNIATHAMA/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SAMBAS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sambas mengimbau seluruh masyarakat agar gencar membudayakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Wakil Bupati (Wabup) Sambas Pabali Musa bahkan menggambarkan bagaimana salah satu caranya adalah dengan melakukan hal yang cukup sederhana. Dia memisalkan seperti senam, berjalan, berlari, ataupun kegiatan lain yang dapat menyehatkan tubuh, serta tidak merokok.“Hendaknya perilaku itu ditanamkan sejak usia dini, agar tumbuh mengakar menjadi budaya bangsa Indonesia,” ujar dia pada peringatan ke-51 Hari Kesehatan Nasional di Kabupaten Sambas, yang dilangsungkan di Halaman Kantor Bupati Sambas, Minggu (8/11).

Dalam arahannya, Wabup mengungkapkan jika sasaran pembangunan kesehatan salah satunya adalah mewujudkan masyarakat dengan PHBS. Dijelaskan dia, Pemkab tetap berupaya keras, agar pembangunan kesehatan dapat terpenuhi dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat di kabupaten ini. “Pembangunan kesehatan (merupakan) salah satu upaya mencapai derajat kesehatan masyarakat yang lebih baik lagi. Saat ini telah terjadi sebuah perubahan pola penyakit, mulai dari pola penyakit infeksi yang pengobatannya dengan jangka pendek, menjadi pola penyakit yang degeneratif, dengan kata lain pengobatan yang membutuhkan jangka waktu yang lama,” terang Wabup.

Salah satu penyebab terjadinya pola perubahan penyakit tersebut, diakui Wabup, akibat pola hidup masyarakat yang kurang sehat. Dia memisalkan, mereka yang senang mengonsumsi makanan yang mengandung kolesterol maupun lemak yang tinggi dan merokok. Akibat dari terjadinya perubahan pada pola penyakit itu, lanjut dia, menyebabkan meningkatnya biaya pelayanan kesehatan. “Merubah pola perilaku dan pola pikir masyarakat terhadap pentingnya pembangunan kesehatan adalah upaya yang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Diperlukan komitmen bersama semua lapisan masyarakat mewujudkannya,” ungkap Pabali.

Dituturkan orang nomor 2 di jajaran Pemkab Sambas ini, langkah penting dalam rangka mendukung mewujudkan perilaku hidup bersih dan sehat di Kabupaten Sambas, Pemkab pun melalui dinas terkait, sedang mengupayakan regulasi penerapan kawasan kesehatan bagi masyarakat umum. Disebutkan Wabup, regulasi atau Rancangan Peraturan Daerah tentang Penerapan Kawasan Bebas Rokok sedang dibahas di DPRD Kabupaten Sambas. “Itu dalam rangka mewujudkan dan memberikan proteksi kepada kesehatan masyarakat,” sebut dia. (har)

Berita Terkait