Buat Resah, 11 Pungli Ditertibkan

Buat Resah, 11 Pungli Ditertibkan

  Kamis, 14 April 2016 10:34
TERTIBKAN: Kapolsek MHS, AKP Rosidi memimpin penertiban meting di sepanjang Jalan Pelang-Inhutani. Tak kurang 11 lokasi serupa ditertibkan. AFI/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

KETAPANG - Meskipun sudah ditertibkan oleh Bupati Ketapang beberapa waktu lalu, sejumlah pengutan liar (meting) di Jalan Pelang-Tumbang Titi masih ada. Pihak kepolisian pun turun tangan untuk menertibkan meting yang meresahkan pengguna jalan.

Selasa (12/4) sore, sebanyak 11 meting di Jalan Pelang-Inhutani ditertibkan oleh Polsek Matan Hilir Selatan (MHS). "Ada 11 meting yang kita tertibkan sepanjang Jalan Pelang-Indotani. Keberadaan meting ini banyak dikeluhkan oleh masyarakat," kata Kapolsek MHS, AKP Rosidi, kemarin (13/4).

Ia menjelaskan,  operasi terhadap meting ini dilakukan sejak pukul 11.00 WIB hingga 16.00 WIB. 

"Saat kami datang, ada sebagian penjaga meting yang melarikan diri. Jadi, tenda yang digunakan untuk meminta uang kami bongkar," jelasnya.

Aduan yang diterima oleh Polsek MHS, para penjaga meting menetapkan tarif yang dianggap keterlaluan. Untuk kendaraan roda empat dipungut biaya Rp10 hingga Rp20 ribu. Sementara motor diminta untuk membayar Rp1.000 hingga Rp2.000 per sekali melintas. 

"Ini yang dikeluhkan pengguna jalan yang kemudian mengadukan kepada kita," ungkapnya. 

Rosidi melanjutkan, saat dilakukan penertiban, ada seorang pengusaha asal Kecamatan Sungai Melayu Rayak yang sedang melintas meminta agar meting tidak dibongkar. Mengingat keberadaannya cukup membantu ketika musim hujan. 

"Jika tidak ada meting, mobil maupun truk tidak bisa lewat. Hal ini akan menganggu aktivitas maupun menghambat pengangkutan barang ke daerah pedalaman," ujarnya. 

Oleh karena itu, pengusaha bernama Tamlikan, memberikan solusi kepada penjaga meting agar meting tidak dibongkar dan memberikan ganti rugi sebesar Rp20 juta kepada penjaga meting. 
"Jadi ada kesepakatan, jika para penjaga meting masih meminta uang, mereka siap diproses hukum," lanjut Rosidi.

Dari penertiban ini, pihaknya tidak menahan penjaga meting. Selain itu, pihaknya juga telah mensosialisasikan kepada masyarakat dan pengguna jalan yang melintas untuk tidak membayar apabila melintasi meting dan tidak segan melaporkan ke pihaknya jika masih ada yang menjaga dan meminta uang di meting. (afi)

Berita Terkait