Buat e KTP, Tak Ada Lagi Sopoi

Buat e KTP, Tak Ada Lagi Sopoi

  Kamis, 20 Oktober 2016 09:30

Berita Terkait

Pengarahan 87 Kades

GUBERNUR Kalimantan Barat Cornelis, menegaskan agar para Kepala Desa proaktif dalam mengurus E-KTP masyarakatnya. Sehingga ke depan, tidak ada lagi yang tidak punya E-KTP. Apalagi di Kabupaten Kota yang akan melaksanakan pemilihan Kepala Daerah.

“Kepala Desa proaktif dengan bagian Kependudukan dan Catatan Sipil untuk pembuatan Kartu Keluarga dan E-KTP. Ingat tidak ada sopoi-sopoi, jangan kalau tidak disopoi, tak mau ngerjakan,” tegas Cornelis, ketika memberikan pengarahan kepada 87 Kepala Desa se-Kabupaten Landak yang baru dilantik, oleh PJ. BUpati Landak, Jakius Sinyor, di Aula Kantor Bupati Landak, Selasa (18/10).

Menurut Cornelis, hal-hal seperti itu tidak terjadi lagi, karena pungutan liar (pungli) itu kejahatan luar biasa, merugikan masyarakat.

“Seluruh warga di Kalbar tidak ada alasan tidak punya E-KTP. Saya baru ketemu Menteri Dalam Negeri. Blanko E-KTP sudah tersedia, jangan ada yang pungli-pungli lagi, kalau mau kerja pungli usah jadi Kades, berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” jelas mantan Bupati Landak itu.

Disamping itu, Kades yang baru dilantik, diingatkan Cornelis agar tidak menganggap enteng tugas dan tanggungjawabnya. Sebagai ujung tombak pemerintahan, peranan Kepala Desa, penting dan strategis.

Pemerintahan Joko Widodo sudah memberikan kepercayaan kepada desa untuk mengelola langsung Anggaran Dana Desa (ADD), dan visi pemerintah sesuai nawacita, membangun dari pinggiran, sehingga pengunaan ADD harus bisa dipertanggungjawabkan dan hati-harti, karena kalau tidak maka akan berurusan dengan aparat hukum. Kalau pembangunan di desa baik, maka kecamatan juga baik, kalau kecamatan baik maka kabupaten kota juga baik, demikian juga kabupaten kota baik maka provinsi otomatis baik.

“Laksanakan tugas dan tanggungjawab dengan baik, kalau tidak mau jangan jadi pemimpin,” ujar Cornelis.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo ketika kunjungan kerjanya ke PLBN Entikong, Kabupaten Sanggau mengatakan, kepemilikan KTP elektronik (e-KTP/KTP El), menjadi salah satu syarat utama calon pemilih di gelaran Pilkada serentak 15 Februrari 2017 mendatang. Sehingga perekaman dan pencetakan e-KTP akan diprioritaskan untuk 101 daerah peserta Pilkada serentak 2017. Tjahjo berharap akhir tahun ini seluruh daerah peserta Pilkada sudah melakukan pencetakan e-KTP bagi warganya.

"Minimal 101 daerah yang Pilkada bulan Februari (2017) kami optimalkan. Paling lambat November-Desember ini, mudah-mudahan yang 101 daerah sudah maksimal," ucap Tjahjo.

Sementara untuk target keseluruhan, Tjahjo masih optimistis bahwa pencetakan e-KTP secara nasional akan rampung pada pertengahan 2017.

Menurut data Kemendagri, hingga awal September 2016, masih ada sekitar 22 juta penduduk wajib KTP di seluruh Indonesia yang belum melakukan perekaman e-KTP. "Kalau di daerah memang harus bergerak, jemput bola," pungkas Tjahjo Kumolo. (humasprov)

Berita Terkait