Buah Jiran Ilegal Masuk Singkawang

Buah Jiran Ilegal Masuk Singkawang

  Rabu, 30 March 2016 10:13
Serbuan Buah Ilegal

Berita Terkait

SINGKAWANG-Satuan Reskrim Polres Singkawang menggrebek sebuah gudang penyimpanan buah Jalan Hermansyah Gang Inti  008 Kelurahan Melayu Singkawang Barat Selasa (29/3) kemarin.

Dari hasil penyelidikan itu disita berbagai jenis buah dengan jumlah 150 Dus Buah Fresh Pear @ 96 buah, 55 Dus Buah Premium Apple Star Raush @ 198 buah,15 Dus Buah Fresh Apple Kino @ 100 buah, 250 Dus Buah Golden Pears @ 15 Kg, 50 Dus Buah Korea Pear @ 15 Kg, 25 Dus Buah Jeruk Mandarin KINO @ 10 Kg, 75 Dus Buah Fuji Apple  @ 15 Kg.

Diduga buah buah itu tidak ada legalitas karena masuknya dari Malaysia lewat pintu Jagoi Babang Bengkayang.

"Untuk sementara satu karyawan diamankan," ungkap Kapolres Singkawang melalui Kasat Reskrim Polres Singkawang AKP Edy Haryanto kemarin.

Penggeledahan gudang ini merupakan tindak lanjut adanya informasi bahwa akan datang banyak berbagai macam jenis buah dari Malaysia, lalu dilakukan penyelidikan ke gudang-gudang tempat penyimpanan buah-buah yang terdapat frezer, ternyata pada sekira jam 15.00 Wib di lokasi mendapat informasi terdapat barang masuk, lalu dilakukan penangkapan dan mengamankan barang bukti. Polisi pun memasangi police line di lokasi penyimpanan.

Polisi menjerat terlapor Lie Khin Khiong dengan dugaan melakukan tindak Pidana Pencucian Uang (TPU) dengan pidana pokok Tindak Pidana Pangan dan Tindak Pidana Perlindungan Konsumen sebagaimana Pasal 135 undang-undang no 18 tahun 2012 tentang pangan, Pasal 62 ayat 1 undang-undang no 8 th 1999 tentang perlindungan konsumen.

Polisi juga sudah memeriksa saksi saksi Yuliana alamat Desa Peniraman Kecamatan Sei Pinyuh Kab. Mempawah dan Riyan, seorang supir beralamat Dusun Karya Jaya RT.004 RW.004 Karangan Mempawah Hulu Kabupaten Landak.

Tentunya, kata Kasat reskrim, komitmen pemberantasan masuknya barang barang illegal merupakan komitmen kepolisian sebagaimana amanat Kapolres Singkawang kepada jajaran Satreskrim. Apalagi berbagai jenis buah ini diduga akan dipasarkan menjelang sembahyang kubur di Kota Singkawang.

"Sementara berbagai jenis buah dalam dus ada yang disimpan di frezer gudang dan beri garis polisi sedangkan sebahagian kita amankan sebagai barang bukti," katanya. (har)

Berita Terkait