BPSDM Gelar Diklat Dasar SatPol PP

BPSDM Gelar Diklat Dasar SatPol PP

  Selasa, 17 Oktober 2017 10:00
DIKLAT: Anggraito MM mengucapkan selamat kepada peserta Diklat usai mengalungkan tanda peserta.FOTO AGUS SULAIMAN

Berita Terkait

BADAN Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Barat, Senin (16/10) membuka kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Dasar Bagi Satuan Polisi Pamong Praja bertempat di Ruang Bhineka Tunggal Ika. Acara dibuka Kepala BPSDM Kalbar, Ir Anggraito MM dihadiri Kepala Satpol PP Kalimantan Barat dan Kasat Pol PP Kabupaten Kota, Koordinator Widyaiswara dan Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan BPSDM Provinsi Kalbar.

Dalam sambutannya, Anggraito mengatakan, dengan lahirnya Jabatan Fungsional Satpol PP, Kementerian Dalam Negeri memiliki Jabatan Fungsional yang dibina secara langsung dengan tugas, tanggung jawab dan wewenang melakukan kegiatan penegakan Peraturan Daerah (Perda) dan penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat sesuai peraturan perundang-undangan. “Pengawasan atas penyelenggaraan kegiatan penegakan Perda dan penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat sesuai dengan peraturan perundang-undangan merupakan sarana bagi penciptaan tata kelola pemerintahan yang baik yang bermuara pada tercapainya cita-cita pembangunan nasional untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat indonesia, oleh karena itu perlu disiapkan aparatur kompeten dibidangnya,” katanya.

Selain itu sambung Anggraito, kenyataan di lapangan sampai saat ini jumlah Satpol PP masing-masing daerah khususnya di Kalbar masih terbatas. “Karena merupakan jabatan fungsional baru sehingga perlu untuk mengisi kembali formasi yang ada terhadap jabatan fungsional tersebut. Setidaknya, ada tiga aturan yang ikut memayungi status Satpol PP. Yakni UU No. 23 tahun 2014 tentang Pemda, UU No. 5 tahun 2014 tentang ASN dan PP No. 6 tahun 2010 tentang Satpol PP,”paparnya. Sebagai upaya memenuhi sumber daya manusia yang berkualitas dalam mendukung kegiatan penegakan Perda dan penyelenggaraan ketertiban umum serta ketentraman masyarakat sesuai peraturan perundang-undangan sekaligus memenuhi pengembangan kompetensi pejabat Fungsional Satpol PP di Daerah Provinsi maupun Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat, maka kata Anggraito, BPSDM Kalbar menyelenggarakan Diklat Dasar bagi Satuan Polisi Pamong Praja selama 15 hari.

“Saya yakin dan percaya bahwa pengembangan SDM tidak dapat dilakukan dalam sekejap, diperlukan good will serta usaha terus- menerus guna meningkatkan knowledge, skill dan attitude pegawai. Hal tersebut dapat dilakukan melalui pelatihan dan pendidikan, dimana peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia diharapkan dapat bermuara pada perbaikan pelayanan terhadap masyarakat dan dalam pelaksanaan tugas di unit kerja masing-masing,”pungkasnya.(ags/ser)

Berita Terkait