BPS Latih 387 Pencacah

BPS Latih 387 Pencacah

  Rabu, 13 April 2016 10:16
PASANG JAKET: Bupati Martin Rantan memasangkan jaket kepada pencacah Sensus Ekonomi 2016 dalam kegiatan Pelatihan Pencacah Sensus Ekonomi di Hotel Borneo Emerald Ketapang, kemarin (11/4) lalu. ISTIMEWA

Berita Terkait

Sensus Ekonomi 2016

KETAPANG – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Ketapang melakukan pelatihan terhadap pencacah Sensus Ekonomi tahun 2016. Sebanyak 387 pencacah yang berasal dari 20 kecamatan di Kabupaten Ketapang digembleng, kemarin (11/4) di Hotel Borneo Emerald Ketapang.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka Bupati Ketapang Martin Rantan SH. Kegiatan ini sendiri dilaksankan dalam dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung sepanjang 11 – 14 April, dengan peserta sebanyak 207 orang. Sedangkan gelombang kedua, 16 – 19 April, dengan jumlah peserta 180 orang.

Bupati dalam sambutannya mengatakan jika Sensus Ekonomi 2016 ini merupakan kali keempat. Tujuan pelaksanaannya, dijelaskan Bupati, adalah mengumpulkan, menyajikan dasar-dasar seluruh kegiatan ekonomi, kecuali sektor pertanian, sebagai landasan penyusunan kebijakan perencanaan dan evaluasi pembagunan Sensus Ekonomi 2016.

“Undang-undang mengamanatkan kepada BPS untuk melakukan statistik dasar, yaitu sensus penduduk, sensus pertanian, sensus ekonomi, yang masing-masing diselenggarakan setiap 10 tahun sekali,” kata Bupati.

Sementara cakupan pelaksanaan sensus, menurut dia, menjangkau semua pelaku ekonomi usaha yang ada di Indonesia. Dimaksudkan dia seperti perusahaan yang meliputi restoran, supermarket, hotel, bank, jasa konstruksi, PLN, mart, dan lain-lain 

Bupati mencontohkan bagaimana kondisi Kecamatan Delta Pawan dengan banyak perusahaan, kemudian kantor pemerintahan, sekolah, rumah sakit, panti sosial, rumah tangga, serta meliputi usaha lain berupa sektor non formal lembaga nonproferti, LSM, yayasan perhimpunan, tempat ibadah, organisasi kemasyarakatan, organisasi politik, hingga Palang Merah Indonesia. Kegiatan ini dipastikan Bupati, dilakukan secara serentak di seluruh wilayah republik ini, sepanjang 1 – 31 Mei. Dalam arahannya Bupati menyambut gembira pelatihan petugas sensus ekonomi ini. “Karena output dari sensus ekonomi dapat dipergunakan pemerintah daerah Kabupaten Ketapang untuk merumuskan dan merencanakan pembangunan utama dari sektor ekonomi,” ujar Bupati. 

Bupati menilai sensus ekonomi ini menjadi penting dan strategis, karena pada saat sekarang ini kepala daerah baru terpilih dan dilantik. Sementara, dia menambahkan, visi Ketapang maju menuju masyarakat sejahtera yang di-background menjadi enam misi. Di dalam enam visi tersebut, disebutkan dia, terdapat pada misi yang ketiga yaitu peningkatan ekonomi. Bupati pun berharap agar sensus ini benar-benar dilaksanakan dengan baik, sehingga BPS mempunyai dasar hasil sensus dan duplikatnya. “Supaya diberikan kepada Pemkab Ketapang beserta jajarannya, supaya mengetahui dan paham dengan kondisi ekonomi Ketapang saat ini,” pesan Bupati. (afi/ser)

 

Berita Terkait