BPMPT Sederhanakan Layanan Perizinan

BPMPT Sederhanakan Layanan Perizinan

  Selasa, 29 March 2016 10:22
Lugito

Berita Terkait

KUBU RAYA – Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu (BPMPT) Kubu Raya saat ini tengah melakukan pengkajian untuk melakukan penyederhanaan terhadap sejumlah kebijakan yang ada diinstansi tersebut.  “Upaya untuk melakukan penyederhanaan layanan perizinan saat ini sedang kami kaji setidaknya memakan waktu sekitar satu bulanan. Jika memang memungkinkan dan sesuai dengan kebutuhan maka penyederhanaan perizinan tersebut akan kami lakukan,” kata Kepala Badan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu (BPMPT) Kubu Raya, Lugito.

Di kesempatan yang sama, Lugito juga menerangkan, khusus untuk pengurusan perizinan yang tidak memerlukan survey seperti perizinan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) sesuai dengan SOP umumnya bisa rampung dalam tiga hari kerja. “Namun jika saat mengajukan permohonan perizinan si pemohon telah melengkapi semua persyaratan sesuai dengan ketentuan maka dalam waktu satu hari perizinan yang diajukan bisa rampung,” jelasnya.

Khusus pengurusan izin yang memerlukan survey melalui dinas teknis lainnya seperti IMB dan sejenisnya maka terlebih dahulu sesuai dengan prosedur harus dilakukan survey melakui dinas terkait seperti Cipta Karya. “Mengenai surveynya berapa lama itu juga tergantung dari dinas terknis, kami hanya menunggu rekomendasi hasil survey. Jika survey telah dilakukan maka secepatnya akan kami rampungkan proses pengajuan izinnya, dengan catatan semua persyaratan yang diperlukan sesuai dengan ketentuan telah terpenuhi,” ungkapnya.

Lugito juga mengimbau bagi masyarakat agar bisa melakukan pengurusan perizinan secara langsung tanpa melalui pihak ketiga atau menggunakan tenaga jasa lainnya. “Belum lama ini saya mendapat keluhan dari warga yang mengaku sudah lama perizinan SIUP nya belum selesai, setelah saya cek ternyata sudah rampung dikerjakan. Namun karena warga tersebut meminta bantuan kepada tenaga jasa dan sejenisnya makanya informasinya tidak sampai langsung kepada yang bersangkutan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Perizinan Jasa Usaha Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (BPMPT) Kubu Raya, Gatot Hendrotomo menyatakan hingga saat ini terdapat sekitar 600 hingga 700 pelaku usaha yang mengurus Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).

“Dari total jumlah pelaku usaha yang mengurus SIUP sebagian besar berasal dati sektor usaha perdagangan seperti rumah makan dan sejenisnya,” katanya.  Menilai masih banyak pelaku usaha yang belum mengurus SIUP, Gatot mengaku saat ini BPMPT Kubu Raya terus melakukan sosialisasi dan memberikan kemudahan bagi para pelaku usaha dalam mengurus SIUP.

Gatot membenarkan jika sebelumnya untuk membuat SIUP sesuai dengan SOP memerlukan waktu sekitar tiga hari, namun saat ini  proses pembuatan SIUP bisa dilakuakn hanya dalam sehari saja. “Proses pembuatan SIUP bisa lebih cepat yakni satu hari, asalkan semua persyaratan yang telah ditetapkan  itu sepenuhnya telah dilengkapi,” pungkasnya. (ash)

Berita Terkait