BPBD Imbau Nelayan Berhati-hati

BPBD Imbau Nelayan Berhati-hati

  Sabtu, 6 February 2016 10:18
BERLABUH: Kapal motor milik nelayan ketika berlabuh di Pelabuhan Sukadana. Belakangan ini nelayan masih dihadapkan dengan cuaca ekstrem saat melaut. DANANG PARSETYO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SUKADANA – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kayong Utara Triyanto mengungkapkan jika saat ini kondisi cuaca kerap kali mengalami perubahan. Bahkan dia juga memastikan masih sering terjadi cuaca ekstrem. Dia pun mengimbau kepada masyarakat di Kabupaten Kayong Utara, terutama yang sehari-harinya berkerja sebagai nelayan, untuk dapat berhati-hati saat menghadapi hal tersebut.

“Cuaca saat ini memang masih pada musim penghujan. Dan kita bisa lihat, kadang dalam satu hari bisa saja terjadi beberapa kali hujan. Bahkan tidak menutup kemungkinan, terjadinya angin yang cukup kencang, yang membuat pohon menjadi roboh,” tutur Triyanto, Kamis (4/2) saat dihubungi melalui telefon genggamnya. BPBD sendiri dipastikan dia tetap melakukan komunikasi dari satu nelayan ke nelayan lain.

Tentunya, diakui dia, di setiap daerah berbeda dalam penyampaiannya, seperti di Kecamatan Sukadana dan  Kecamatan Simpang Hilir. Mereka sendiri hingga saat ini belum pernah mengadakan kegiatan sosialisasi langsung terhadap nelayan terkait penaggulangan dan langkah yang harus dilakukan, saat menghadapi cuaca buruk ketika berada di laut. “Walau belum ada kegiatan sosialisasi langsung, secara resmi, kita juga tetap memberikan informasi kepada nelayan-nelayan kita tentang bagaiman cara ketika menghadapi cuaca buruk  saat berada di laut.  Selain itu, di setiap perahu milik nelayan, kita juga telah menyarankan untuk dapat meyediakan lap jacket. Yang dapat digunakan ketika menghadapi cuaca buruk,” ujar Triyanto.

Triyanto berharap tidak terjadi apa-apa terhadap para nelayan yang ada di Kayong Utara. Terutama, dia menambahkan, ketika menghadapi cuaca buruk saat berada di laut. Selain itu, ia menyarankan, jika memang situasi tidak memungkinkan, sebaiknya untuk tidak dulu melaut, mengingat pentingnya untuk menjaga keselamatan dalam berkerja.“Jika memang terjadi sesuatu atau menerima informasi apapun itu, pada saat melaut, sebaiknya dapat segera memberikan informasi kepada kita, yang mana nantinya akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya, salah satunya seperti Basarnas,” pungkasnya. (dan)

Berita Terkait