BPBD Dorong Optimalisasi Dunia Usaha

BPBD Dorong Optimalisasi Dunia Usaha

  Sabtu, 14 May 2016 14:46

Berita Terkait

PONTIANAK - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kalbar, TTA Nyarong segera melaksanakan evaluasi mobilisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan.

 
“Kegiatan ini untuk mendorong optimalisasi dunia usaha dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan karhutla di bidang kehutanan, perkebunan, dan pertambangan,” ungkap Nyarong ketika berkunjung ke Graha Pena Pontianak Post, Jumat (13/5).

Nyarong mengatakan pihaknya segera mengadakan kegiatan di Desa Teluk Empening dan Teluk Bayur menggunakan speedboad BPBD Kalbar. Kegiatan ini melibatkan dinas dan badan terkait, TNI, Polri, dan pejabat pusat. Di sana mereka akan memberi pelatihan pemadaman api menggunakan alat pemadam.

Menurut Nyarong, Empening dan Taluk Bayur menjadi prioritas karena memiliki lahan gambut seluas 300 ribu hektar. Lahan tersebut merupakan lahan terlantar. “Kami memilah mana terlantar dan bukan. Lahan terlantar minimal 70 ribu hektar diurus oleh pemerintah,” ungkap mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Kalbar ini.

Nyarong menjelaskan pihaknya sudah mengadakan pertemuan bersama pemerintah pusat untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan pada 10 Mei lalu. Pemerintah pusat sudah memberi aba-aba kepada daerah untuk menetapkan status siaga darurat bencana asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Saat ini dua kabupaten di Kalbar yakni Kapuas Hulu dan Mempawah sudah menetapkan status tersebut.

Jika dua kabupaten telah menetapkan status siaga darurat bencana asap, pemerintah provinsi dapat menetapkan status yang sama.

“Kami segera menggelar rapat bersama TNI, Polri, dan pihak terkait akhir bulan ini untuk menetapkan status siaga darurat bencana asap akibat karhutla,” tutur Nyarong. (uni)

Berita Terkait