Box Office Bungkam Kritik

Box Office Bungkam Kritik

  Minggu, 27 March 2016 09:54
UNTUNG BESAR: Film BvS mampu mendulang pendapatan tinggi pascapemutaran perdananya di Amerika Utara dan Tiongkok. NET

Berita Terkait

Batman v Superman Diramal Pecah Rekor 

LOS ANGELES – Luberan review negatif mewarnai pemutaran salah satu film yang paling ditunggu tahun ini, Batman v Superman: Dawn of Justice (BvS). Makin terasa pahit karena situs-situs film juga memberikan rating rendah. Di Rotten Tomatoes, film garapan Zack Snyder tersebut masuk kategori Rotten dengan persentase tercatat kemarin (26/3) 30 persen. Artinya, film berdurasi 2 jam 31 menit itu hanya mendapat 30 persen ulasan positif. 

Namun, kritik tersebut tak mampu membendung niat para pencinta karakter DC Comics itu untuk pergi ke bioskop. BvS mampu mendulang pendapatan tinggi pascapemutaran perdananya di Amerika Utara dan Tiongkok.

Merujuk data Deadline, film itu sukses meraih pendapatan USD 21,22 juta (senilai Rp281,34 miliar) pada premiere yang berlangsung Jumat (25/3) di Tiongkok. Angka tersebut setara dengan 75 persen pendapatan total seluruh film yang tayang di bioskop Tiongkok selama pekan lalu.

Sementara itu, di 38 negara lainnya, BvS mampu mengumpulkan USD 44 juta (setara dengan Rp583,4 miliar) selama Jumat dan Sabtu (25-26/3). Total film yang dibintangi Ben Affleck dan Henry Cavill tersebut meraup USD 65 juta atau Rp861,6 miliar. Nominal itu belum termasuk hasil pemutaran di wilayah Amerika Utara.

Dengan pendapatan yang tinggi, laju BvS diprediksi tetap pesat. Bahkan, situs Forbes dan Deadline memperkirakan, film dengan rating PG-13 itu mampu mematahkan rekor. Terutama, rekor film pre-summer alias film yang rilis sebelum musim panas yang umumnya jatuh pada Mei.

Deadline meramalkan, film tersebut mampu meraih pendapatan di hari pembuka senilai USD 81,3 juta (sekitar Rp1,1 triliun). ’’Angka itu melampaui rekor pre-summer Furious 7 yang waktu itu mencatat USD 67,4 juta (senilai Rp893,6 miliar),’’ papar kritikus film Nancy Tartaglione. 

Tanggapan positif dan animo penonton yang tinggi tersebut jelas merupakan modal besar buat membungkam review negatif. Apalagi, di Amerika Utara, film itu diputar di 4.242 teater. 

Diperkirakan, BvS bisa mematahkan rekor Hunger Games sebagai film dengan pekan pertama pendapatan tertinggi pada Maret. Diputar pada 2012, Hunger Games kala itu membukukan USD 152,5 juta atau Rp 2,02 triliun. Forbes menulis, BvS sangat mungkin meraup USD 171 juta (setara dengan Rp 2,267 triliun), bahkan lebih, di akhir pekan pembukaannya tersebut. (fam/c23/ayi)

Berita Terkait