Borussia Dortmund vs Real Madrid; Signal Iduna Takkan Ramah

Borussia Dortmund vs Real Madrid; Signal Iduna Takkan Ramah

  Selasa, 27 September 2016 09:30

Berita Terkait

DORTMUND – Adakah yang sama antara Villarreal dengan Las Palmas? Selain kedua klub ini mampu menahan Real Madrid dalam dua laga La Liga terakhir, keduanya juga mengenakan jersey yang berwarna kuning. Karena itu, Borussia Dortmund pun dengan konfiden mengejek El Real – julukan Real. 

''Laeuft derzeit nicht so gegen gelbe Teams, oder?,'' kicau Dortmund dalam akun Twitter resminya @BVB. Jika diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia, kira-kira artinya “Kamu akan kesulitan menghadapi klub dengan jersey berwarna kuning. Apakah kamu siap, Real?,'' begitu bunyi psywar Dortmund. 

Die Borussen – julukan Dortmund – melancarkannya dua hari jelang kedatangan juara bertahan Liga Champions tersebut ke Signal Iduna Park, kandangnya. Nah, jersey Dortmund juga berwarna kuning, apakah kutukan warna kuning itu berlanjut bagi Real dalam matchday kedua Grup F, dini hari nanti WIB?

''Dua laga kehilangan masing-masing dua poin. Kami cuma tidak beruntung saja kemarin itu. Bedanya, sekarang kami bermain di Dortmund, di sana kami akan bangkit dari kondisi ini,'' koar winger kanan Real Gareth Bale, sebagaimana dikutip situs resmi klub. 

Namun, menekuk Dortmund di Signal Iduna bukan semudah Bale mengucapkan spirit kebangkitan rekan-rekannya. Karena faktanya, stadion yang dulunya mempunyai nama Westfalen tersebut bukanlah tempat ramah bagi Real sepanjang pertemuan kedua klub tersebut di Liga Champions. 

Dari lima kali pertemuan, tidak sekalipun Sergio Ramos dkk mampu mendulang angka penuh di stadion berkapasitas 44 ribu tempat duduk tersebut. Mentok, cuma dua kali Real mampu menahan Dortmund di depan publik Westphalia. Sedangkan tiga laga sisanya pesta selalu jadi milik Si Kuning Hitam. 

Terakhir, tiga musim lalu Dortmund menodai jalan Real sebelum mengangkat Si Kuping Besar – sebutan trofi Liga Champions – dengan kekalahan dua gol tanpa balas dalam perempat final Liga Champions 2013-2014. ''Namun, ini sepak bola. Segalanya bisa terjadi,'' koar Bale. 

Sebagai salah satu amunisi serangan Real, Bale bakal menjadi momok untuk lini belakang Dortmund yang rekor kebobolannya musim ini 0,5 gol per laga. Dortmund di delapan laga pertamanya di segala ajang musim ini baru kebobolan empat gol. Dengan Cristiano Ronaldo di sayap kiri, Bale menjadi ancaman bagi defense Dortmund. 

Sedangkan untuk posisi nomor sembilan, Zinedine Zidane bisa memilih di antara Karim Benzema atau Alvaro Morata. Hanya, dari tiga performa terakhir, Benzema yang mampu mencetak dua gol di La Liga kemungkinan besar mendapatkan jatah starter-nya di Liga Champions musim ini untuk kali pertama. 

Meski dari penampilan pertamanya di Liga Champions saat menghadapi Sporting Lisbon lalu (15/9) Morata mampu menjadi penentu victory Real di Santiago Bernabeu, Madrid. Dalam pernyataannya, Zizou – sapaan akrab Zidane – tidak merisaukan siapa pun yang akan dia pilih sebagai juru gedor serangannya nanti. 

Thomas Tuchel sebagai der trainer Dortmund tidak ingin kehilangan momentum terbaiknya musim ini. Pasca kekalahan pertama di Bundesliga atas RB Leipzig pada 10 September lalu, belum sekalipun Marcel Schmelzer dkk kehilangan angka penuh dalam empat laga. Satu di Liga Champions, tiga di Bundesliga. 

Rata-rata di balik kemenangannya pun Dortmund mampu menciptakan empat gol. Akhir pekan lalu (24/9), Freiburg jadi korban terakhir Dortmund dengan kekalahan 1-3 di Signal Iduna. ''Ini (streak empat menang) membantu kami tumbuh bersama. Melawan Real nanti kami akan berada dalam kondisi sempurna,'' tuturnya kepada Deutche Presse Agentur. 

Pelatih yang menggantikan Juergen Klopp sejak musim panas 2015 itu menyebut, timnya bakal mengulangi pressure kepada Real seperti saat melawan Wolfsburg (21/9) atau Freiburg. Dalam dua laga itu, Tuchel meminta penggawanya untuk memanfaatkan 30 menit pertama untuk mematikan permainan lawan. ''Saya tidak ingin tim ini buang-buang waktu untuk memimpin,'' tegasnya. (ren)

Berita Terkait