Bongkar Jaringan Narkoba, Polres Mempawah Bekuk Dua Tsk

Bongkar Jaringan Narkoba, Polres Mempawah Bekuk Dua Tsk

  Minggu, 7 Agustus 2016 11:04
TERSANGKA NARKOBA: DN, 26 dan IW, 34, warga Jalan Johansyah Bakri, Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur, diamankan Satnarkoba Polres Mempawah lantaran tertangka tangan memiliki sabu-sabu. WAHYU ISMIR/PONTIANAK POST

Berita Terkait

MEMPAWAH – Kepolisian Resor (Polres) Mempawah berhasil mengungkap jaringan narkoba di wilayah mereka. Dua tersangka tersebut merupakan warga Jalan Johansyah Bakri, Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur. Keduanya tertangkap tangan memiliki sabu-sabu, ketika digerebek di kediamannya, Jumat (5/8), sekitar pukul 16.00 WIB. Kini, kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan pihak kepolisian.  

Kepala Polres (Kapolres) Mempawah melalui Kepala Satuan (Kasat) Narkoba, AKP Suparjo, membenarkan informasi mengenai keberhasilan jajarannya mengungkap salah satu jaringan narkoba di Mempawah. Suparjo menuturkan, penangkapan tersebut bermula dari laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas tersangka. Berbekal laporan itulah, Satuan Narkoba Polres Mempawah memulai penyelidikan. Setelah beberapa lama menyelidiki, petugas pun mencium adanya peredaran barang haram yang dilakukan tersangka. Polisi pun mengatur siasat untuk menangkap tersangka dan menemukan barang bukti. 

Bekerja sama dengan Satuan Shabara Polres Mempawah, mereka pun memutuskan untuk menggerebek rumah tersangka. Tersangka yang sama sekali tidak menduga kalau dirinya telah masuk dalam target operasi (TO) polisi, hanya bisa pasrah ketika petugas menggerebek kediamannya.  

Dalam penggerebekan itu, petugas menemukan dua tersangka. Polisi pun menggeledah seisi rumah, termasuk kamar tersangka. Benar saja, di dalam kamar itulah petugas menemukan sejumlah barang bukti kepemilikan sabu-sabu. 

Barang bukti yang ditemukan mereka seperti tiga paket bubuk kristal yang diduga sabu-sabu, dua buah bong, satu timbangan elektrik, satu buah korek api gas, dua unit handphone, lima klip plastik, dan satu bundel pipet plastik.

“Kedua tersangka yang kita amankan beserta barang bukti hasil penggerebekan tersebut yakni DN, 26 dan IW, 34. Keduanya warga Jalan Johansyah Bakri, Desa Antibar, Kecamatan Mempawah Timur,” ungkap Suparjo.

Kasat Narkoba memastikan jika kedua tersangka tidak hanya mengonsumsi barang haram itu, melainkan juga mengedarkannya. Dugaan itu dilihat dari barang bukti yang ditemukan kepolisian seperti timbangan elektrik dan klip plastik untuk mengemas paket sabu-sabu yang akan dijual kepada pelanggannya.

“Dari pengakuan tersangka, mereka tidak hanya mengonsumsi melainkan juga menjual sabu tersebut kepada orang lain. Aktivitas ini sudah mereka lakukan kurang lebih tiga bulan,” paparnya.  “Dalam kasus ini, kedua tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (1) dengan ancaman hukuman minimal 4 tahun dan pasal 127 ayat (1) huruf (a), ancaman paling lama 4 tahun penjara sesuai Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkasnya. (wah)

Berita Terkait