Bolos ke Sukadana, Enam Pelajar Kabupaten Jiran Diamankan, Patroli Rutin, Tekan Angka Kenakalan Remaja

Bolos ke Sukadana, Enam Pelajar Kabupaten Jiran Diamankan, Patroli Rutin, Tekan Angka Kenakalan Remaja

  Selasa, 9 February 2016 09:43
BOLOS: Ke enam pelajar putri asal Ketapang digelandang ke kantor Sat Pol PP Kayong Utara dikarenakan bolos Sekolah. DANANG PRASETYO/Pontianak Post

Berita Terkait

Patroli rutin Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Kayong Utara (KKU) menemukan enam pelajar putri asal Kabupaten Ketapang yang kedapatan bolos sekolah di Desa Pampang Harapan, Kecamatan Sukadana, Sabtu(6/2) kemarin, di kantor Sat Pol PP KKU. Patroli untuk menekan angka kenakalan remaja.Danang PRASETYO, Kayong Utara

KE ENAM remaja asal kabupaten Jiran itu saat ditemukan, ke enam pelajar putri tersebut langsung digelandang ke Kantor Sat Pol PP KKU, guna dimintai keterangan. Yang sebelumnya dijemput oleh Sat Pol PP Kabupaten Katepang untuk diserahkan kepada kedua orangtua mereka masing-masing.

Mengenai hal ini, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kayong Utara, Basri mengatakan, untuk ke enam pelajar tersebut adalah pelajar dari Ketapang. Terdiri dari kelas satu dan tiga. Mereka  tertangkap saat bolos sekolah menuju kabupaten Kayong Utara.

“Ke enam pelajar tersebut semua perempuan, tertangkap oleh anggota kami saat patroli yang melintas di Desa Pampang Harapan, Kecamatan Sukadana, pukul 09.30 Wib pada saat jam berlajar berlangsung di sekolah mereka. Hal ini diketahui ketika kami melakukan koordinasi bersama pihak sekolah. Yang selanjutnya kami amankan ke kantor,”terangnya.

Selain itu, lanjut Basri pihaknya juga melakukan koordinasi dengan Sat Pol PP Ketapang mengenai ini. Yang selanjutnya nanti, tentunya Sat Pol PP memanggil para orangtua murid masing-masing. Untuk dapat dilakukan pembinaan, dengan harapan hal serupa tidak kembali dilakukan oleh mereka (siswa. red).

“Mengenai hal ini, kami secara cepat melakukan koordiansi dengan pihak Sat Pol PP ketapang dan Sekolah. Yang mana selanjutnya diharapkan adanya pembinaan kepada mereka, untuk tidak kembali diulangi bolos sekolah,” ucap Kasat Pol PP KKU.

Sementara itu, jika untuk di Kayong Utara pihaknya pun menerapkan hal yang sama. Yang mana jika ada menemukan pelajar bolos sekolah maka pihaknya (Sat Pol PP KKU) turut mengamankan dan selanjutnya akan menghubungi orangtua dan pihak sekolah.

“Untuk pelajar di Kayong Utara, jika ada ditemukan bolos sekolah. Kita akan amankan ke kantor, dan akan memanggil orangtuanya. Karena mereka ini kan seharusnya belajar di sekolah, ini malah bolos, dengan nogkrong-nogkrong seperti di Pantai,” terangnya.

Basri menambahkan, terkait remaja, khususnya bagi anak sekolah yang melakukan pelanggaran, seperti bolos, ataupun kenakalan remaja lainnya, pihaknya akan mencoba melakukan penanganan serius. Tentunya dengan melakukan kerajasama bersama dengan beberapa instansi terkait lainnya,  seperti Dinas Pendidikan.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamog Praja Kabupaten Ketapang, Edi Junaidi mengatakan, mengenai hal ini tentunya tidak dapat dibiarkan bergitu saja. Karena ini menyangkut mereka yang masih bersatus pelajar, dan tugasnya yaitu belajar. Untuk itu pihaknya akan melakukan pembinaan dan tak kepas peran serta dari orangtua siswa tersebut.

“Kami sebenarnya telah melakukan sosialisasi terkait hal ini disetiap sekolah sekolah. Guna mengantisipasi mereka untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak kita inginkan. Namun masih saja terjadi yaitu, mereka masih saja ada yang bolos bahkan hingga ke Kayong Utara,” ucap Kasat Pol PP Ketapang, ketika menjemput pelajar asal ketapang di Kantor Pol PP KKU, Sabtu(6/2) kemarin.

Kasat Pol PP menegaskan,  terkait hal ini, pihaknya akan tetap menagani secara serius. Karena menurut dia, untuk tingkat kenakalan remaja di Ketapang lumaya tinggi.

“Tingkat kenakalan remaja di Ketapang cukup tinggi. Yang mana sering juga ditemukan anak remaja yang melakukan hal-hal tidak semestinya dilakukan. Salah satunya seperti perbuatan ngelem yang telah dilakukan pelajar yang masih duduk dibangku SD. Dan juga banyak ditemukan anak sesuai remaja terindikasi melakukan perbuatan mesum,” terangnya.

Mengenai hal ini, sambung Edi, pihkanya akan tetap melakukan koordinasi bersama Sat Pol PP KKU. Seperti halnya yang dilakukan pihak Pol PP KKU yang terus melakukan koordinasi dengan Pol PP Ketapang. “Kita akan tetap saling berkoordinasi. Untuk dapat tetap memberikan rasa keamana dan kenyamanan. Salah satunya mengeni ketertiban umum. Maupun kenakalan remaja,” ujarnya.

Hal ini pun ternyata dibenarkan oleh salah satu siwa asal Ketapang yang bolos dari sekolah, jika mereka berenam memang bolos sekolah untuk ke Kayong Utara.

“Ia kami memang bolos. Ada janji, tapi belum ketemu. Rencannya kami ketemuan di Pantai,” kata salah satu siswi asal Ketapang, yang tertagkap saat bolos Sekolah. (*)
 

Berita Terkait