Bold Xperience Phenomenal Bernuansa Sunset dan 'Pecah'

Bold Xperience Phenomenal Bernuansa Sunset dan 'Pecah'

  Minggu, 17 December 2017 08:30
TERKESAN: Bold Xperience Phenomenal 2017 di ParadisQ, kemarin menghadirkan DJ top dunia asal Indonesia, Angger Dimas, DJ Goldie Emeralda dan Nadia Vega. ARISTONO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

PONTIANAK - Bold XPerience Phenomenal di Pontianak tahun ini ditutup dengan parade DJ top tanah air. Mengambil tema "Sunset Dance Festival", acara yang dilangsungkan di Qubu Resort-ParadisQ, Jalan Ayani 2 kemarin (16/12) ini menampilkan DJ nomor satu di Indonesia dan Asia Angger Dimas. Nama ini juga masuk #134 top list DJ dunia versi DJ Mag. Dia sudah berkeliling Benua Eropa, Amerika, Asia, dan negara-negara Pasifik dalam berbagai tur serta festival.

Angger Dimas yang berumur 28 tahun juga sudah mengisi sederet pertunjukan yang memukau baik di club maupun acara Festival Electronic Dance Music, di antaranya adalah: Tomorrowland, Tomorrow World, Ushuaia (Ibiza), Electric Daisy Carnival, Avalon Hollywood, Electric Zoo, Djakarta Warehouse Project, Future Music Festival Asia, Nocturnal Wonderland and Beatpatrol. Hal ini membuktikan bahwa dirinya adalah DJ serta Produser Musik papan atas. 

Angger Dimas telah berkolaborasi dengan Diplo, Steve Aoki, Laidback Luke, Tiesto, Bassjackers, dan Tommy Trash serta menghasilkan lagu lagu hits di antaranya adalah Biggie Bounce, Phat Brahms, Singularity, Beat Down, Night Like This, dan Boys Will Be Boys. Sedangkan kolaborasinya bersama dengan Tiesto ada pada single-nya yaitu Musical Freedom.

Dalam Bold XPerience Phenomenal, ia tidak sendiri. Hadir pula Nadia Vega, seorang aktris, penyanyi, DJ, penari dan desainer grafis yang telah ngetop sejak remaja. Kali ini dia tampil sebagai penyanyi dari musik yang dibawakan DJ Angger. Adapula nama DJ Goldie Emeralda. Gadis manis ini terkenal di Australia dan Indonesia sebagai peracik musik yang andal. Selain itu, adapula beberapa DJ lokal Pontianak yang diberi kesempatan untuk unjuk kemampuan.

Sesuai temanya, event ini dimulai sejak sore hari menjelang matahari tenggelam. Suasana wahana air di ParadisQ begitu memesona. Belum lagi panggung yang dibikin sangat ciamik. Dentuman music remix berkelas yang keluar dari soundsystem megah tak ayal membuat ratusan penonton berjingkrak keasyikan.

Kemilau sunset tak membuat para pengunjung yang hadir dengan kostum ala anak pantai merasa gerah. Suasana tambah semarak saat hari semakin gelap. Sorotan sejumlah lampu laser benar-benar menghidupkan malam. Ditambah lagi adanya deburan ombak buatan dari Wave Pool ParadisQ. Kemeriahan kian terasa saat para talenta saling berkolaborasi.

Panitia memang mengonfirmasi sejak jauh hari bahwa event ini akan lebih unik. Semua persiapan telah dilakukan mulai dari media publikasi, radio, koran, sosial media balk lokal maupun nasional sudah terpasang sejak lama. Lokasi dan kebutuhan produksi event juga telah dipersiapkan matang. 

“Event terakhir ini bakal lebih banyak mendatangkan crowd. Kami sangat yakin hal tersebut dikarenakan DJ Angger Dimas memang belum pernah main di Kalimantan Barat dan semua party goers memang menantikan kedatangannya. Terima kasih support semua yang terlibat," ungkap Project Manager Redbox.

Sementara Angger Dimas yang menjadi bintang malam itu mengaku terkesan akan antusiasme penggemar musik elektronik di Pontianak. "Ini pertama kalinya saya ke Pontianak. Antusiasmenya tidak kalah dengan di luar negeri. Pecah banget di sini. Saya cukup terkesan dan berharap bisa kembali lagi," kata orang yang sebentar lagi akan memiliki seorang bayi ini. (ars)

Berita Terkait