Bocah Penderita Butuh Uluran Tangan Donatur , Kelainan di Pembuangan, Perut Terus Membusung

Bocah Penderita Butuh Uluran Tangan Donatur , Kelainan di Pembuangan, Perut Terus Membusung

  Rabu, 17 February 2016 08:46
TERSENYUM : Meski menderita tumor, Muhammad Zein tetap ceria.WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

Takdir kehidupan tak selamanya manis seperti yang diharapkan setiap manusia. Seperti yang dialami Muhammad Zein Fahmi, 6 warga Komplek Perumahan Abrasi, Jalan Abu Bakar, Rt 036 Rw 001 Kelurahan Terusan, Kecamatan Mempawah Hilir. Bocah malang ini harus berjuang melawang penyakit tumor yang diidapnya sejak 2013 silam. Wahyu Ismir, Mempawah

BERSAMA teman-teman dari Forum Komunikasi Pemuda Penggerak (FKPP) berkesempatan mengunjungi kediamannya. Kedatangan kami disambut ramah tamah oleh kedua orang tuanya, Firmansyah, 46 dan Sri Astari, 46. Sayang ketika kami berkunjung, Muhammad Zein sedang tertidur pulas. Dan kami pun enggan mengganggu istrihat anak ke-enam dari tujuh bersaudara itu.

Kepada Pontianak Post, Firmansyah menceritakan awalnya dia tidak menduga kalau buah hatinya itu terserang penyakit tumor. Sejak kecil, Muhammad Zein lahir hingga tumbuh berkembang cukup normal. Namun, Zein kecil memang diketahui memiliki kelainan pada organ pembuangan.Sebab, Zein tidak melakukan pembuangan seperti manusia normalnya. Sedangkan konsumsi asupan makanan dan minuman cukup lahap dan lancar. Hingga akhirnya pada tahuun 2013 silam, keberadaan penyakit tersebut mulai terdeteksi secara fisik. Bagian perut Zein mengalami pembengkakan dan pembesaran.

Kedua orang tuanya pun lantas memeriksanakan Zein ke sejumlah rumah sakit lokal yang ada di Kabupaten Mempawah dan Kota Pontianak. Di Rumah Sakit Soedarso Pontianak misalnya, Zein disarankan untuk dirujuk ke Jakarta dan melakukan operasi pengangkatan tumor yang bersarang dibagian kepalanya.Sebab, pihak Rumah Sakit Seodarso mengaku tidak memiliki peralatan yang memadai untuk melaksanakan operasi tersebut. Ketika itu, pihak rumah sakit hanya mampu melakukan penyedotan terhadap cairan. Namun, resikonya dalam beberapa waktu cairan akan kembali berproduksi dan perut Zein akan membengkak lagi.

Pada tahun 2014, Zein pun mendapatkan bantuan dari salah satu yayasan dari Kota Singkawang untuk melakukan pengobatan di Jakarta. Di Ibukota, Zein sempat mendapatkan perawatan intensif dan pemasangan selang dari bagian kepala hingga perut. Namun, dengan berbagai kendala akhirnya Zein dipulangkan tanpa melaksanakan operasi pengangkatan tumor.Hingga saat ini, kondisi bocah malang itupun semakin mengkhawatirkan. Sejak beberapa hari ini tubuh Zein semakin lemah. Nyaris tidak ada lagi keceriaan diwajah bocah lugu itu. Meski tidak mengeluh atau menyadu, namun wajah lelah dan derita menahan sakit terpancar jelas dibalik senyumnya tertidur pulas.

“Saya sangat kasihan melihat kondisi Zein. Dalam usianya yang masih kecil sudah harus menahan sakit seperti itu. Kami sangat ingin Zein bisa sembuh dan memiliki keceriaan seperti anak-anak lainnya,” lirih Firmansyah penuh haru.Tetapi sambung pria yang berprofesi sebagai nelayan itu mengaku keterbatasan ekonomi membuat dirinya tidak mampu berusaha maksimal mengobati anak kesayangannya itu. Bahkan, Firmansyah sendiri mengaku sejak beberapa bulan sudah tidak pergi melaut. Lantaran kondisi kesehatanya juga sedang tidak baik.

“Saya sudah tidak melaut lagi. Karena saya juga mengalami gangguan ginjal. Untuk  saat ini kerja serabutan. Apa saja yang penting halal dan bisa menafkahi keluarga,” tuturnya.Dia pun berharap ada donatur dan dermawan yang bersedia membantu pengobatan Zein. Sehingga, Zein bisa tumbuh dan berkembang dengan normal seperti anak-anak lain dilingkungannya.“Mudah-mudahan melalui bantuan media, ada pihak yang tergugah hatinya membantu Zein,” harapnya mengakhiri.

Sementara itu, Sekretaris FKPP Mempawah, Hidayah, S.Pd mengaku prihatin dengan kondisi Zein bocah penderita tumor tersebut. Dia pun berencana dalam waktu akan berkoordinasi dengan sejumlah pihak untuk melaksanakan kegiatan atau aksi sosial menggalang dana untuk proses pengobatan Zein.“Kita belum tahu bentuk kegiatan atau aksi sosialnya seperti apa. Nanti akan dibicarakan dulu dengan teman-teman FKPP. Yang pasti kami juga mengajak seluruh pihak baik pemerintah daerah, ormas dan seluruh element masyarakat di Kabupaten Mempawah untuk meringankan tangan membantu pengobatan Zein,” pintanya.Masyarakat yang ingin membantu pengobatan Zein dapat bertandang langsung ke kediamannya atau menghubungi Firmansyah di nomor Hp 089608277980 dan Hidayah dengan 085387872829. (*)

Berita Terkait