Bocah 4 Tahun Tewas Dicekek Pengasuhnya

Bocah 4 Tahun Tewas Dicekek Pengasuhnya

  Senin, 19 September 2016 05:24
Tersangka Yul mengakui perbuatannya.

Berita Terkait

SINGKAWANG- Kasus kekerasan anak dibawah umur kembali terjadi. Kali ini menimpa Lorenzo Fernando alias Nando seorang anak laki-laki usia 4 tahun yang tewas dicekik oleh Pengasuhnya Yul (24) di rumah pelaku di Jalan Pulau Natuna No: 53 B Rt 17 Rw 7 Kelurahan Pasiran Singkawang Barat.

Selain luka lebam di leher akibat dicekik, balita malang itu juga menderita luka bakar beberapa bagian tubuhnya akibat disulut rokok.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Suhadi mengatakan, peristiwa tragis yang menimpa balita bernama Lorenzo Fernando ini berawal dari ketika korban sedang menangis ingin buang air besar, sementara itu pelaku Yul, babysiter sedang asyik menikmati rokok.

Kemudian pelaku membuka baju korban dan diantar ke kamar mandi, ketika berada di kamar mandi korban masih saja menangis. Pelaku yang tak tahan dengan tangisan korban, akhirnya pelaku menyulut tangan kiri korban dengan rokok sebanyak dua kali dengan harapan korban berhenti menangis.

Namun karena disulut rokok tangannya, tangisan korban pun semakin menjadi jadi karena smerasa kesakitan.
  
Untuk menghentikan tangisnya pelaku Yul menyekik leher korban dengan posisi tangan kanan pelaku didepan dan tangan kiri dibelakang.

Selang beberapa menit korban langsung terjatuh membentur lantai kamar mandi dan korban terdiam.

Selanjutnya pelaku Yul menyiram korban dengan air sebanyak tiga kali supaya korban bangun,  namun ternyata korban tidak sadarkan diri.

Pelaku lantas panik dan lari keluar rumah sebentar, kemudian masuk lagi ke rumah dan membawa Korban kerumah sakit Harapan Bersama Singkawang, namun jiwa korban sudah tidak tertolong dan meninggal dunia.

Berdasarkan pemeriksaan awal autopsi tubuh korban ditemukan adanya tanda tanda lebam dibagian leher, bekas luka sulutan rokok sebanyak dua titik dilengan sebelah kiri, ada tanda merah diatas kemaluan, ada bekas lebam di bagian tulang rusuk sebelah kiri dan penyebab kematian korban karena kekurangan banyak Oksigen.
 


Untuk mempertanggung jawsbkan perbuatannya, saat ini pelaku Yul diamankan di Polres Singkawang .
    
Menurut Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Suhadi, Pengungkapan kasus ini agak terlambat, sepekan baru terungkap, karena pihak Polres Singkawang menunggu kedatangan orang tua korban yang sedang bekerja di Negeri Jiran Malaysia, dan setelah orang tua korban mengijinkan pihak Kepolisian  untuk melakukan  Autopsi guna mengetahui penyebab kematian korban.

Akhirnya polisi bertindak cepat  kordinasi dengan pihak rumah sakit untuk melakukan autopsi dan hasilnya penyebab kematian korban Lorenzo Fernando alias Nando karena  kekurangan banyak oksigen.

Bertitik tolak dari hasil autopsi itulah polisi langsung melakukan interogasi kepada Pelaku Yul, dan akhirnya ia mengakui membunuh korban karena Rewel mengganggu pelaku menikmati rokok. (arf)

 

 

 

Berita Terkait