Bobby Habiskan Masa Kecil di Kalbar

Bobby Habiskan Masa Kecil di Kalbar

  Rabu, 8 November 2017 09:41
JOKOWI MANTU: Iriana Joko Widodo menyuap putrinya, Kahiyang Ayu yang akan melangsungkan pernikahan hari ini, Rabu (8/11) di Solo, Jawa Tengah. Kahiyang dipersunting Bobby Nasution, yang pernah sekolah di Ngabang dan Pontianak. AFP/ ISTIMEWA

Berita Terkait

Hari Ini Resmi Persunting Putri Jokowi

PERNIKAHAN putri Presiden Joko Widodo, Kahiyang Ayu bersama dengan Bobby Nasution akan berlangsung Rabu (8/11) hari ini. Banyak yang bertanya-tanya mengenai calon menantu orang nomor satu di republik ini. Siapa sangka, sang calon menantu menghabiskan masa kecilnya di Kalimantan Barat yakni di Kota Pontianak dan Kecamatan Ngabang.

Nama Bobby tentu terdengar asing di masyarakat karena ia bukanlah berasal dari kalangan selebriti ataupun politikus. Berdasarkan informasi yang didapat, Bobby pernah bersekolah di TK dan SDN 74 Emplasment PTPN XIII Ngabang.

Mantan Kepala SDN 74 Emplasment Ngatiman membenarkan bahwa Bobby Nasution pernah sekolah di sana. "Calon menantu Pak Jokowi dulu sekolah di Emplasment, karena waktu itu bapaknya manager di PTPN XIII Ngabang," katanya kepada Pontianak Post, Selasa (7/11)

Tapi dirinya tidak ingat betul Bobby menempuh pendidikan dasar dari tahun berapa sampai tahun berapa. "Sekitar tahun 90an lah, abis itu pindah ke SD Muhammadiyah Pontianak karena bapaknya pindah tugas," jelasnya.

Selain itu, pernah juga bersekolah di Kota Pontianak setelah pindah dari Ngabang. "Calon menantu Pak Presiden itu anak bos ku dulu, yakni pak Erwin Nasution, Manager PTPN XIII Ngabang," ujar Suharsono mantan karyawan PTPN XIII Ngabang. 

Selain di Ngabang, Bobby juga pernah mengenyam pendidikan di Pontianak. Tepatnya di SD Muhammadiyah 2 Pontianak. Kepala SD Muhammadiyah 2 Pontianak, Selamet Rianto membenarkan hal tersebut. Menurut Selamet, Bobby lulus tahun 2003. “Kalau tidak salah dia pindahan, seingat saya dia pindahan. Kelas 4 barus di sini,” katanya saat ditemui di ruangannya, Selasa (7/11).

Saat Bobby bersekolah di SD Muhammadiyah 2 Pontianak, Selamet kala itu sudah menjadi kepala sekolah. Namun ia sempat menjadi guru biasa pada periode 2004-2008, baru kemudian ketika 2008 dia menjadi kepala sekolah lagi.

Selamet mulanya tidak mengetahui bahwa Bobby merupakan alumni sekolah tersebut. Ia baru mengetahui dari media. Ia pun mengucap syukur bahwa ada alumni SD menjadi menantu Presiden Indonesia. Ia pun mendoakan Bobby supaya melangsungkan pernikahan dengan lancar.

“Kami mengucapkan selamat dan bersyukur di antara alumni ada yang jadi menantu Presiden. Mudah-mudahan nanti Bobby dan Kahiyang menjadi keluarga yang sakinah mawadah, dan warohmah. Bisa melangsungkan keluarga yang langgeng,” kata dia.

Sementara itu mantan Wali Kelas Bobby, Sumardi mengatakan, Bobby merupakan anak baik, senang bermain dengan teman-teman dan prestasi akademiknya juga terbilang baik. Meskipun tidak juara kelas, nilainya juga tidak jelek-jelek amat. “Prestasinya sedang-sedanglah,” katanya.

Di antara guru lain, Sumardi merupakan guru yang paling dekat dengan Bobby, karena tidak hanya menjadi wali kelas, selama setahun dia pernah menjadi guru private Matematika bagi Bobby. “Abis Ashar saya ke rumah dia, Sekitar 90 menit lah ngajar Bobby private. Utamanya sih belajar matematika dan 30 menit tambahan belajar lain. Seperti IPS, IPA, agama dan lain-lain,” kata Sumardi yang juga guru Matematika di SD Muhammadiyah 2 Pontianak.

Mantan wali kelas Bobby ini pun belum melihat dengan jelas bagaimana wajah Bobby setelah belasan tahun tidak pernah bertemu. Apalagi, ketika lulus dari SD 2 Muhammadiyah tahun 2003, Bobby pindah ke Lampung dan melanjutkan sekolah di sana.

”Saya belum melihat dengan jelas gimana wajah Bobby di TV. Selintas jak liatnya, saya baru tahu dari media. Oh ini Bobby sekarang makin berisi, dulu itu kurus, tinggi. Begitu tampil sekarang makin ganteng dia. Saya sebagai guru senang dan bangga dengan Bobby,” katanya. (gef/mif)  

 

Berita Terkait