BNN Sosialisasikan P4GN di Sungai Pinyuh

BNN Sosialisasikan P4GN di Sungai Pinyuh

  Rabu, 13 April 2016 10:05
SOSIALISASI: Para siswa peserta sosialisasi P4GN sedang mengisi formulir. WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

SUNGAI PINYUH- Kerja keras Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Mempawah untuk memberantas jaringan gerap narkotika terus digalakan. Kali ini, BNN melakukan sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dilingkungan sekolah di Kecamatan Sungai Pinyuh, Selasa (12/4) pagi bertempat di Gedung Liung Shin.

Kegiatan yang diikuti 30 perwakilan siswa SMA dan SMK di Kecamatan Sungai Pinyuh itu dibuka oleh Kepala BNN Mempawah, Kompol. Abdul Haris Daulay, dan dihadiri pula Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Mempawah, Zulkifli Salim.

Dalam sosialisasi itu, Daulay menghimbau para siswa untuk berperan aktif dalam mengkampanyekan gerakan anti narkoba. Baik dilingkungan sekolah, keluarga hingga tempat bermain. Tujuannya, agar para pelajar terbebas dari ancaman pengaruh barang terlarang itu.

“Kami minta seluruh siswa-siswi SMA maupun SMK di Kecamatan Sungai Pinyuh berperan aktif membantu BNN, pemerintah dan aparat penegak hukum dalam memerangi peredaran gelap narkotika. Caranya dengan menjadi duta atau perpanjangtanganan BNN dilingkungan sekolahnya masing-masing,” tutur Daulay.

Daulay menerangkan, kegiatan sosialisasi P4GN yang dilaksanakan jajarannya sebagai bentuk aksi nyata dari BNN Mempawah untuk membentengi lingkungan pendidikan dari pengaruh narkotika yang menyasar diberbagai kalangan kehidupan masyarakat.

“Dalam kegiatan ini, kami akan memberikan informasi-informasi seputar narkotika. Tujuannya, agar para siswa mendapatkan pengetahuan tentang narkoba. Sehingga nantinya para siswa tahu cara menghindari jaringan barang haram itu,” tegasnya.

Lebih jauh, Daulay menyebut sosialisasi dan penyuluhan terhadap para pelajar sangat penting dan strategis. Mengingat para remaja menjadi salah satu sasaran empuk jaringan narkotika. Faktor penyebabnya, usia remaja memiliki rasa ingin tahu yang besar, sehingga sering mencoba sesuatu hal yang baru.

“Karenanya, upaya pencegahan,, peredaran dan penyalahgunaan narkoba terus kita galakkan dilingkungan sekolah. Kedepan, kami berharap para siswa dapat mentransfer ilmu yang didapat selama kegiatan ini untuk diberikan kepada rekan-rekan lainnya,” pinta Daulay.

Ditempat yang sama, Kepala Disdikpora Kabupaten Mempawah, Zulkifli Salim mengingatkan para siswa untuk jangan pernah mencoba-coba menikmati narkoba. Sebab, jika sudah sekali mencoba maka akan menyebabkan efek kecanduan dan ketergantungan.

“Jangan sia-siakan masa muda kita dengan narkoba. Sebagai generasi penerus bangsa, kita harus terus belajar dan menjadi figur yang berprestasi agar kelak dapat meneruskan tongkat estafet kepemimpinan bangsa ini,” serunya.(wah) 
 

Berita Terkait