BNN Gelar Seminar P4GN bersama Guru BK

BNN Gelar Seminar P4GN bersama Guru BK

  Senin, 14 December 2015 10:15
DIABADIKAN: Dr. H. Aswandi (tengah) diabadikan bersama peserta seminar P4GN usai kegiatan. FOTO IST

Berita Terkait

SOSIALISASI program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalagunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika ( P4GN) terus digencarkan oleh Badan Nasional Narkotika Kota Pontianak (BNN). Kali ini BNN menggelar seminar P4GN bersama 40 perwakilan guru Bimbingan konseling (BK) SMP se- Kecamatan Pontianak Selatan dan Tenggara diAula Terpadu Dinas Pendidikan Kota Pontianak kamis (10/12) kemarin.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala BNN Kota Pontianak Agus Sudiman, Kasat Narkoba Polresta Pontianak Kota  Abdullah Syams, Pembantu Rektor I Universitas Tanjung Pura, Praktisi Pendidikan, Dr. H. Aswandi dan peserta seminar.

Kepala BNN Kota Pontianak Agus Sudiman dalam sambutannya mengatakan penyebaran narkoba saat ini bukan lagi pada tataran nasional tetapi sudah sampai pada tataran lokal khususnya di Pontianak penyebaran narkoba ini hampir merata di tiap daerah dan bagaimanapun ini merupakan upaya kita bersama dalam memberantas peredarannya. Selain itu kata dia Jumlah penyalahgunaan narkoba saat ini sudah mencapai 5,1 juta orang. Hal ini menggambarkan kebutuhan – kebutuhan akan narkoba cukup besar.” Seluruh wilayah di Indonesia terdapat penyalahguaan narkoba ,sasarannya buka lagi para remaja dan orang dewasa, namun sudah merambah hingga tingkat sekolah Dasar (SD),”ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Pembantu Rektor I Universitas Tanjung Pura, Praktisi Pendidikan, Dr. H. Aswandi dari hasil penelitian Badan Narkotika Nasional (BNN) bekerja sama dengan Puslitkes UI tahun 2011, jumlah penyalahguna narkotika di Indonesia mencapai sekitar 4,2 juta orang atau 2,2% dari total penduduknya, bahkan pada tahun 2015 penyalah guna narkotika mengalami peningkatan menjadi sekitarb 5, 1 juta atau 5,1%. dimana penyalahgunaan narkotika dari tahun ke tahun meningkat pesat, jika tidak ditangani secara sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab, maka fenomena tersebut mengindikasikan bangsa ini menuju kehancurannya. Oleh karena itu, pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika adalah tugas, tanggung jawab dan musuh kita bersama. “Untuk lebih efektif implementasi Program P4GN di lembaga pendidikan, disarankan untuk melakukan riset awal secara komprehenship mengenai permasalahan penyalahguna narkoba di kalangan pelajar. Dan hasil riset tersebut dijadikan payung dalam berbagai kegiatan P4GN berikutnya,” tambahnya.

“kegiatan seminar ini diharapakan para tenaga pengajar/pendidik memiliki pengetahuan, paham, dan   sadar akan bahaya  penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba dan juga memiliki kemampuan untuk memberikan pemahaman kepada para anak didiknya tentang Bahaya penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya.(pms/ser)

Berita Terkait