BNI Ketapang Gelar Sosialisasi Tax Amnesty

BNI Ketapang Gelar Sosialisasi Tax Amnesty

  Senin, 8 Agustus 2016 09:29
SOSIALISASI: Suasana sosialisasi tax amnesty nasabah maupun debitur Bank BNI Ketapang yang berlangsung di Vision Villa, Kamis (04/8) kemarin. ISTIMEWA

Berita Terkait

KETAPANG – PT Bank Negara Indonesia (BNI) Ketapang bekerja sama dengan KPP Pratama Ketapang melaksanakan sosialisasi tak amnesty kepada para nasabah maupun debitur yang ada di Kota Ketapang di Vision Villa, Kamis (04/8) kemarin. Kegiatan sosialisasi yang dihadiri sebanyak 50 undangan ini, dibuka secara langsung oleh branch Manager PT BNI Cabang Ketapang, R Taurus Budi Santoso.

Menurut Taurus, amnesty pajak merupakan program pengampunan yang diberikan oleh pemerintah kepada wajib pajak, yang meliputi penghapusan pajak terutang, penghapusan sanksi administrasi perpajakan, serta penghapusan sanksi pidana di bidang perpajakan atas harta yang diperoleh pada tahun 2015 dan sebelumnya, yang belum dilaporkan dalam surat pemberitahuan (SPT). “Dengan cara melunasi seluruh tunggakan pajak yang dimiliki dan membayar uang tebusan,” katanya.

Taurus menambahkan bahwa saat ini pemerintah tengah memberlakukan kebijakan ekonomi berupa amnesty pajak, guna mendorong percepatan pertumbuhan dan restrukturisasi ekonomi, agar terus membaik. Disebutkan dia bahwa tujuan dari amnesty pajak dalam jangka pendek adalah untuk meningkatkan penerimaan pajak pada tahun diterimanya uang tebusan, yang berguna untuk membiayai berbagai program yang telah direncanakan. Sedangkan untuk jangka panjangnya, digambarkan dia bagaimana kelak negara akan mendapatkan penerimaan pajak dari tambahan aktivitas ekonomi, yang berasal dari harta yang telah dialihkan dan diinvestasikan di dalam wilayah NKRI. “Sehingga kesempatan ini sangat baik bagi wajib pajak perorangan maupun perusahaan untuk mendapatkan insentif berupa pengampunan pajak, dengan membayar uang tebusan atas pelaporan harta tambahan yang dimilikinya dan belum dilaporkan pada SPT 2015, sesuai dengan kebijakan amnesty pajak yang telah disahkan berdasarkan UU Pengampunan Pajak Nomor 11 Tahun 2016,” jelasnya.

BNI sebagai salah satu bank BUMN dan grup lembaga keuangan, ditegaskan dia, turut berperan sebagai gateway dalam pelaksanaan UU tersebut. Sebagai bank persepsi atau bank penerima setoran pajak, dikatakan dia bahwa mereka turut mendukung pelaksanaan kebijakan tersebut, dengan membantu menyediakan instrumen investasi terbaik yang dibutuhkan dalam pengelolaan dana repatriasi amnesty pajak. “Sehingga dengan demikinan, BNI Cabang Ketapang siap melayani masyarakat Kabupaten Ketapang dan sekitarnya, dalam membantu setoran uang tebusan maupun memberikan alternatif instrumen investasi terbaik, yang dibutuhkan dalam pengelolaan dana dari para wajib pajak,” ungkapnya.

Disebutkan dia bahwa saat ini BNI Ketapang telah memiliki tiga outlet, yaitu KCU Ketapang, KK Kendawangan, dan KK Sandai. Di samping itu, dia menambahkan bahwa mereka juga telah memiliki 16 unit ATM yang tersebar di beberapa lokasi di Kota Ketapang,  Kendawangan, dan Sandai. Dalam waktu dekat, dia mengungkapkan bahwa mereka akan membuka dua outlet baru yakni Kantor Cabang Pembantu Sukadana dan Kantor Kas Tayan. Hal tersebut dilakukan mereka dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik. “Mudah-mudahan apa yang kami lakukan membuat masyarakat akan semakin mudah dan nyaman bertransaksi di BNI,” harapnya. (ser)

Berita Terkait