Blaugrana Melawan Kutukan

Blaugrana Melawan Kutukan

  Sabtu, 2 April 2016 09:07
Luis Suarez

Berita Terkait

BARCELONA – Real Madrid sudah kehilangan gairah mengejar titel La Liga musim ini. Apalagi kalau bukan disebabkan ketertinggalan Los Merengues, julukan Real Madrid, yang cukup jauh atas Barcelona.

Musim akan berakhir delapan laga lagi. Dan Blaugrana, julukan Barcelona, memimpin poin dengan jarak sepuluh angka (76-66) atas Real. Seandainya menang pada el clasico edisi ke-264 ini, Real belum akan menyalip Barcelona di puncak klasemen.

Karena itu, atmosfer el clasico edisi kedua musim 2015-2016 ini di Camp Nou pada dini hari nanti (3/4) tidaklah sesengit empat atau lima tahun lalu. Di edisi sebelum-sebelumnya hasil el clasico seringkali mempengaruhi hasil perburuan gelar La Liga.

Nah, untungnya meski tensi menurun, sampai kemarin (1/4) aktor-aktor utama el clasico tak ada yang cedera. Sehingga di ‘panggung’ Camp Nou nanti, adu tangguh trisula Barcelona MSN (Lionel Messi-Luis Suarez-Neymar) lawan trio Real BBC (Gareth Bale-Karim Benzema-Cristiano Ronaldo) tetap terjadi.

Tercatat musim 2013-2014, dimana menjelang el clasico Barcelona unggul 14 poin atas Real. Bermain di Santiago Bernabeu, Barcelona akhirnya takluk 1-2 oleh Real. Namun di akhir kompetisi, Barcelona keluar sebagai kampiun.

Lalu di musim 2005-2006, Barcelona unggul 11 angka atas Real. Skuad asuhan Frank Rijkaard itu hanya bermain imbang 1-1 lawan Real. Namun di akhir musim Barcelona juara La Liga serta Liga Champions.

Pada musim 1990-1991, skuad Dream Team Barcelona di tangan Johan Cruyff tumbang 0-1 dari Real. Dari daftar pemain yang absen dalam el clasico ini, Barcelona kehilangan tiga nama. Sandro Ramirez, Jeremy Mathieu, , dan Adriano. Jordi Alba diragukan kebugarannya. Sedang di kubu Real Madrid, cuma Borja Mayoral yang meragukan.

Menjelang laga ini, bek Real Jose Ignacio ‘Nacho’Fernandez Iglesias melihat kans timnya buat menjinakkan Barcelona cukup besar. Dalam wawancara dengan Marca Radio kemarin, Nacho menilai kekalahan 0-4 di pertemuan pertama musim ini (21/11) sungguh memalukan.

“Kalaupun menang, kami hanya akan mendapat tambahan tiga poin. Namun siapapun di dunia tahu seandainya gengsi laga ini sangatlah tinggi,” tutur bek berusia 26 tahun itu.

Buat entrenador Real Zinedine Zidane, inilah el clasico perdananya. Sehingga mantan pelatih Real Madrid Castilla itu mempertaruhkan banyak hal kali ini.

Sejak mengambil alih tongkat estafet kepelatihan dari Rafael Benitez 4 Januari lalu, di kompetisi domestik Zidane menang sembilan kali, dua imbang, dan sekali kalah.

Menurut Four Four Two kemarin (1/4), bentrok Zidane dengan Luis Enrique terakhir kali terjadi April 2003 silam. Ketika itu, keduanya masih menjadi pemain dan berada di ujung karir mereka.

Enrique ketika ditanya mengenai ‘reuni’ perdananya sebagai pelatih dan langsung di ajang el clasico, Enrique hanya tertawa. Meski unggul sepuluh angka, el clasico tetap sarat emosi.

Enrique mewaspadai BBC yang semakin kompak. Walau bukan rahasia umum lagi, antara Gareth Bale dengan Cristiano Ronaldo tetap ada kompetisi. Apalagi setelah bocor jika harga transfer Bale lebih mahal ketimbang Ronaldo.

Sama-sama ofensif dengan skema 4-3-3, Barcelona sedikit di bawah Real dalam rerata tembakan per laga. Versi Whoscored Real mencatat angka 1,9 tembakan per laga, sedang Barcelona 1,6.

Meski demikian, angka kebobolan Real lebih jelek ketimbang Barcelona. Yakni 0,9 gol per laga. Barcelona dengan angka 0,8 gol per laga. Lini belakang Real juga lebih sering melakukan tekel dengan angka 1,4 kali per laga. Barcelona 1,3 tekel per laga.

“Saya menghormatinya sebagai salah satu pelatih terbaik. Sebagai mantan pemain yang pernah bertemu dalam atmosfer el clasico saya kira kami sudah tahu betapa tinggi gengsi laga ini,” sebut Enrique.

Pelatih kelahiran Gijon tersebut menambahkan kemenangan di laga sekelas el clasico akan mendongkrakm konfidensi timnya lebih maksimal. Dan yang terpenting, Barcelona bisa mempercepat memungkasi musim dengan gelar juara.

Barcelona sendiri masih memiliki kans meraih treble musim ini. Selain menjadi pemuncak La Liga, Andres Iniesta dkk melaju ke perempat final Liga Champions, serta masuk ke final Copa del Rey. (dra)

Berita Terkait