BKSDA Amankan Cula Badak

BKSDA Amankan Cula Badak

  Minggu, 13 March 2016 08:49
DIAMANKAN: Beberapa bagian dari satwa liar dilindungi yang berhasil diamankan oleh petugas keamanan Bandara dan BKSDA Kalbar, termasuk di antaranya tulang yang menyerupai cula bandak. BKSDA KALBAR FOR PONTIANAK POST

PONTIANAK – Petugas keamanan Bandara Internasional Supadio Pontianak bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat mengamankan sebuah tulang yang menyerupai cula badak. Bagian dari tubuh hewan tersebut rencananya akan dibawa seorang calon penumpang dari Pontianak tujuan Jakarta, Jumat (11/3) pagi.

Kepala Satuan Tugas Penanggulangan Konflik Tumbuhan dan Satwa Liar BKSDA Kalbar, Azmardi, menjelaskan jika barang berbentuk tulang yang menyerupai cula badak ini, dibawa oleh seorang calon penumpung. Barang tersebut, menurut dia, pada saat melewati pemeriksaan, terdeteksi oleh alat X ray. "Dari deteksi X ray didapat gambar yang mencurigakan, sepeti tulang," kata Azmardi kepada Pontianak Post, Sabtu (12/3) siang.

Dari kecurigaan itu, mereka kemudia melakukan pengecekan lebih lanjut. "Karena bentuknya menyerupai semacam cula badak, kemudian kita amankan," lanjutnya.

Sayangnya, dia mengungkapkan jika untuk sementara, pelaku atau orang yang membawa barang tersebut tidak sempat diamankan petugas. Selanjutnya, kata Azmardi, barang berupa tulang yang menyerupai cula ini akan diidentifikasi lebih lanjut. Mereka akan berkoordinasi dengan Universitas Tanjungpura Pontianak. "Kita belum tahu, apakah betul itu cula badak atau bukan? Untuk itu kita akan identifikasi lebih lanjut," katanya.

Pada kesempatan yang lain, dengan bekerja sama bersama petugas keamanan Angkasa Pura II Bandara Supadio Pontianak, pihaknya juga mengamankan beberapa bagian dari satwa liar yang dilindungi. Di antaranya, sebut saja, tanduk rusa sebanyak dua pasang dan satu kuku beruang.

Untuk proses penyidikan, barang bukti saat ini diamankan di kantor Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKDSA) Kalimantan Barat. (arf)