BKMT Diminta Bina Anak Muda

BKMT Diminta Bina Anak Muda

  Rabu, 10 Agustus 2016 09:58
PENGUKUHAN BKMT: Wakil Bupati Kapuas Hulu Antonius L Ain Pamero saat menghadiri dan mengukuhkan pengurus BKMT di Jongki Kiri Tengah, Kecamatan Jongkong, Minggu (7/8) lalu di kecamatan tersebut. MUSTA’AN/PONTIANAK POST

Berita Terkait

JONGKONG – Minggu (7/8) pekan lalu, wakil Bupati (Wabup) Kapuas Hulu, Antonius L Ain Pamero, bersama istri, Ny Silvia Pamero, mengunjungi Desa Jongkong Kiri Tengah, Kecamatan Jongkong. Kunjungan kerja di hari libur tersebut dilakukan Wabup dalam rangka mengukuhkan pengurus cabang Bandan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Jongkong, sekaligus halalbihalal bersama warga di Masjid Jammi Al Faizin.

 
Dengan dibentuknya pengurus cabang BKMT Jongkong, Anton, sapaan karibnya, berharap, organisasi tersebut tidak sekadar fokus pada bidang keagaman. Dia meminta agar mereka juga memfokuskan diri pada pembinaan generasi muda. Apalagi, dia menambahkan bahwa mereka terdiri dari ibu-ibu yang merupakan orang terdekat bagi anak-anak, dalam sebuah keluarga. Karenanya, menurut dia, peran ibu dalam rumah tangga sangat besar, terutama membina anak-anaknya.

“Selain bertugas untuk agama, ibu majelis taklim juga saya minta turut mengawasi pergaulan anak-anak. Apalagi ancaman narkoba dan pergaulan bebas pada anak-anak sangat rentan saat ini,” kata pria yang juga menjabat Ketua BNK Kapuas Hulu ini. Apalagi di Kapuas Hulu, menurut dia, sudah banyak ditemukan dan ditangkap pelaku narkoba, baik yang hanya pengguna maupun pengedar.

Politisi PKPI Kapuas Hulu ini mengingatkan agar majelis taklim yang dikukuhkan tersebut mampu menjalankan organisasi secara bersama-sama. Seksi-seksi yang sudah ditunjuk pada organisasi, dimintakan dia untuk turut bekerja sebagaimana tanggung jawabnya. Menurut dia, majelis taklim adalah organisasi yang sangat positif, di mana mereka bergerak untuk membina masyarakat, khususnya dari sisi keagamaan dan pembinaan sosial.

“Personel pengurus perlu ditambah di masing-masing kecamatan. Bagi yang belum ikut, dibawa untuk jadi pengurus,” pesannya.

Sementara, ketua BKMT Kabupaten Kapuas Hulu, Sri Siti Haslindar, menuturkan jika mereka selama ini terbentur masalah dana. Sehingga, diakui dia, mereka belum dapat melakukan banyak kegiatan keorganisasian. Dia pun mengharapkan ada dana bantuan untuk organisasi mereka yang teranggarkan pada APBD Kapuas Hulu ini.

Haslindar juga mengungkapkan jika selama ini BKMT hanya mengandalkan kontribusi dari anggota. Dia juga mengapresiasi Wabup dan Ketua GOW Kabupaten Kapuas Hulu, Silvia, yang telah mengukuhkan BKMT Jongkong. Pengukuhan tersebut, dikatakannya, adalah pengukuhan pengurus cabang BKMT pertama. “Ini pengukuhan yang pertama dari 17 pengrus cabang BKMT di daerah Kapuas Hulu,” aku dia.(aan)

Berita Terkait