Bisnis Kreatif Photo Booth

Bisnis Kreatif Photo Booth

  Selasa, 15 December 2015 06:51

Berita Terkait

Photo booth semakin ngetren belakangan ini. Banyak penyelangara acara yang menyediakan sudut untuk sesi foto baru para tamu atau pengunjungnya. Cetakan dari foto itu lantas menjadi kenang-kenangan bagi mereka yang datang. Aristono, Pontianak

Hampir semua orang kini memegang kamera. Minimal kamera yang tersemat di dalam handphone masing-masing. Mereka kini bisa mengabadikan berbagai momen yang dijalani setiap hari. Namun jasa fotografi profesional belum tergeserkan. Berbagai ide-ide kreatif selalu muncul oleh para pegiat fotografi profesional. Salah satunya adalah menggelar photo booth. Macam-macam latar belakang foto yang unik dan menarik dibikin guna mencuri perhatian mereka yang ingin merekam potret kenangan.

Saat ini, photo booth marak hadir di acara-acara seperti resepsi, wisuda, talkshow, gathering, pusat perbelanjaan, ruang tunggu bandar udara, dan lainnya. Bila diperhatikan, ide bisnis ini menjadi peluang usaha yang cukup meyakinkan bagi mereka yang senang dengan fotografi. Kebanyakan studio foto maupun fotografer saat ini sudah menyediakan paket photo booth dalam penawarannya.

Di Pontianak sendiri, entah berapa banyak pelaku usaha di sektor ini. Baik yang berbentuk perusahaan dan benar-benar fokus, atau mereka yang menjadikannya hanya sebagai pekerjaan sampingan. Hal ini dapat dilihat dengan semakin menjamurnya vendor-vendor khusus di bidang tersebut.

Betapa tidak, margin keuntungan yang didapat oleh pelaku bisnis ini begitu menggiurkan. Mereka pun berlomba-lomba menawarkan paket pemotretan photo booth untuk menarik perhatian calon pengantin.

Salah satu vendor yang menikmati untung dari bisnis ini adalah Klise Pictures Photography & Design. Perusahaan yang beralamat di Jalan Suwignyo, Komplek Suwignyo Permai 1 No 9 ini mampu meraup rata-rata pendapatan Rp30 juta per bulan dari bisnis fotografi, termasuk photo booth. “Omzet kami fluktuatif, karena terkadang ada bulan-bulan tertentu pemesanan meningkat tajam, atau malah sepi sama sekali,” ujar Rickey Joey, leader Klise Pictures.

Paket yang disediakan Klise Pictures berbeda-beda. Paling murah paketnya adalah Rp4 juta, dan paling mahal bisa mencapai Rp25 juta. Paket termahal biasanya merupakan gabungand dari berbagai macam paket. Misalnya: foto prewedding ditambah foto weddingnya, tambah photobooth, tambah video, dan lain-lain.

Photo booth, katanya, sering dipesan oleh konsumen yang ingin konsep berbeda. Biasanya pihaknya diminta untuk membuat background foto yang sesuai dengan acara. Apabila acaranya adalah launching sebuah produk, maka background yang dibuat berkaitan dengan perusahaan atau produk tersebut.

Sementara bila acaranya adalah pernikahan,maka background dibuat warna-warni atau romantis, atau sesuai permintaan si pemesan. “Biasanya yang pesan photo booth ini untuk souvenir kepada para pengujung,” ujarnya.

Namun, persaingan nyata adalah pada sesama jasa fotografer profesional ini sendiri. “Kiat dan strategi khusus tidak ada kayaknya. Dari awal kita mulai usaha hingga sekarang, aturan terketat kita cuma kualitas output aja yang harus terjaga. Menghadapi persaingan, sepertinya jasa fotografi ini kembali ke selera konsumen,” katanya. “Kita tidak punya gerakan khusus juga untuk mengantisipasi pesaing. Yang bisa kita lakukan hanya mempertahankan kualitas tadi, dan terus menjaga hubungan baik dengan klien,” sambungnya.

Perusahaan lain yang juga menyediakan paket photo booth adalah Oranges Studio. Perusahaan jasa fotografi yang beralamat di Jalan Tanjungsari No155 ini mampu meraup omzet minimal Rp4 juta untuk sekali pemotretan photo booth. “Itu paket kami yang paling murah, dan hanya untuk 300 frame foto saja. Tetapi untuk konsep yang memerlukan peralatan lebih bisa mencapai Rp10 juta,” ujar Yodi Rismana, manajer Oranges Indonesia. (**)

Berita Terkait