BI Dukung Pembangunan MEE

BI Dukung Pembangunan MEE

  Selasa, 26 April 2016 09:22
BANTUAN: Asisten UK3 BI, Titin Sri Wahyuni penyerahan bantuan kepada Anggota MMC, Hardiansyah di Pantai Sungai Pinyuh.WAHYU/PONTIANAKPOST

SUNGAI PINYUH- Bank Indonesia (BI) Kalimantan Barat, mendukung penuh realisasi pembangunan Mangrove Edu Ecotourism (MEE) di Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir. Sebagai bentuk dukungannya, BI menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp 100 juta melalui Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) kepada Mempawah Mangrove Conservation (MMC).

“Kita mendukung upaya-upaya pelestarian lingkungan di masyarakat. Dalam hal ini, MMC akan membangun MME yang nantinya akan menjadi objek wisata hutan mangrove di Desa Pasir. Makanya melalui PSBI, kami membantu MMC mewujudkan MEE tersebut,” terang Asisten UK3 BI, Titin Sri Wahyuni usai penyerahan bantuan kepada MMC yang diwakili Anggotanya, Hardiansyah di Sungai Pinyuh, kemarin.

Titin menjelaskan, sejak tahun 2015 lalu BI telah menjalin kerjasama dengan MMC dalam pelaksanaan konservasi hutan mangrove di Desa Pasir. Nah, keberhasilan penanaman hutan mangrove tersebut dilanjutkan dengan membangun pusat wisata yang nantinya dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang.

“Apalagi lokasi MEE ini sangat strategis. Yakni berada di jalur perlintasan Pontianak-Singkawang, memiliki pemandangan alam yang bagus seperti bisa menikmati sunset dan pulau-pulau kecil. Kemudian dekat dengan akses jalan serta memiliki hutan mangrove yang asri berikut rumah mangrove sebagai pusat informasi,” paparnya.

Karenanya, Titin mengaku optimis realisasi MEE mampu menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun daerah lain untuk berkunjung dan menikmati keindahan alam hutan mangrove di Desa Pasir. Sebab, pengunjung tidak hanya menikmati hutan melainkan juga makhluk hidup lainnya seperti udang, ikan, burung dan lainnya.

“Mudah-mudahan pembangunan MEE berjalan lancar sehingga objek wisata mangrove ini dapat direalisasikan dan dikembangkan dengan baik. Yang terpenting pula dapat memberikan kontribusi untuk pengembangan sektor wisata dan membangun ekonomi masyarakat. Agar realisasi MEE tidak hanya berdampak positif untuk alam dan lingkungan melainkan juga peningkatan ekonomi masyarakat,” tukasnya.

Anggota MMC, Hardiansyah mengucapkan terimakasih atas dukungan BI Kalbar dalam mewujudkan MEE di Desa Pasir. Dia mengatakan, saat ini pelaksanaan pembangunan MEE sedang berlangsung. Yakni dengan membangun mangrove track yang rencananya sepanjang 250 meter.

“Sekarang sudah dibangun kurang lebih 100 meter. Lebar track nya mencapai 120-150 centimeter. Materialnya menggunakan tiang kayu dan berlantaikan bambu. Kita sengaja memilih bahan-bahan yang ramah lingkungan dan alami,” paparnya.

Setelah pembangunan track tersebut rampung, lanjut Hardiansyah maka dilanjutkan dengan playground dan fasilitas-fasilitas pendukung lain seperti WC umum, papan informasi dan lainnya.

“Karenanya, kami berterimakasih atas dukungan dari BI Kalbar, Bupati Mempawah yang telah memberikan izin, termasuk pula dukungan dari Kepala BLHPBD Mempawah. Tanpa dukungan semua pihak, tentu sulit bagi kami untuk mewujudkan realisasi MEE ini,” pungkasnya.(wah)