Bersikeras Tak Sengaja , Suarez Injak Aymen Abdennour

Bersikeras Tak Sengaja , Suarez Injak Aymen Abdennour

  Senin, 7 December 2015 08:55
Gambar dari Internet

Berita Terkait

VALENCIA – ”Jinaknya” Luis Suarez untuk tidak membuat kontroversi nyatanya hanya berlangsung selama setahun. Striker Barcelona itu kembali menjadi sorotan ketika timnya ditahan imbang 1-1 oleh Valencia di Mestalla dinihari kemarin (6/12).
    Sebab, dalam tayangan televisi, Suarez terlihat menginjak bek tengah Valencia Aymen Abdennour pada menit 51. Insiden itu diawali ketika keduanya terlibat kontak fisik di depan kotak penalti Valencia. Suarez sendiri mencetak gol pertama delapan menit setelah aksi injak itu.    Suarez yang berusaha untuk melepaskan diri dari kawalan Abdennour pun mendorong badannya ke depan sehingga membuat Abdennour terjatuh. Suarez yang celananya tertarik juga ikut terjatuh dan kakinya pun langsung menginjak tangan kanan dan kaki kiri bek timnas Tunisia berusia 26 tahun itu.
    Sayangnya, hal itu langsung luput dari perhatian wasit Santiago Jaime Latre. Abdennour yang tak puas terlibat adu mulut dengan Suarez. Bahkan, seperti dilansir Daily Mail, Abdennour langsung memposting bekas luka goresan yang diakibatkan oleh pool sepatu Suarez disertai dengan caption #Suarez.
    Sejauh ini, belum ada tindakan dari RFEF (Federasi Sepakbola Spanyol). Namun, ini adalah kali keenam Suarez melakukan tindakan agresif serta yang kelima saat membuat lawan mengalami luka fisik.
    Kontroversi pertama yang dilakukan bomber berjuluk El Pistolero itu adalah ketika menggigit bahu striker PSV Eindhoven Otman Bakkal saat Suarez masih berkostum Ajax Amsterdam 2010 lalu.
    Oleh media Belanda De Telegraaf, Suarez pun langsung mendapat julukan sebagai ”Kanibal dari Ajax”. Pihak KNVB pun langsung menjatuhkan sanksi tujuh pertandingan dilarang tampil. Hal ini membuat Suarez langsung tidak betah sehingga memutuskan hengkang ke Liverpool.
    Serangan paling brutal yang dilakukannya adalah ketika menggigit bahu bek tengah timnas Italia Giorgio Chiellini ketika Uruguay bentrok dengan Italia di laga terakhir Grup D Piala Dunia Brasil tahun lalu.
    Walau pada perkembangannya Chiellini mengakui bahwa dia hanya berpura-pura agar Suarez dikeluarkan, FIFA langsung mengambil langkah tegas dengan mengganjar Suarez larangan berkecimpung di sepakbola selama empat bulan atau 11 laga di semua ajang, dia juga mendapat tambahan larangan tampil di sembilan pertandingan internasional. Media internasional pun sampai menjuluki Suarez sebagai Dracuarez karena gigitannya yang sudah menyerang tiga pemain.
    Total selama empat tahun, Suarez telah mengantongi skorsing hingga 45 laga (selengkapnya lihat grafis). Catatan sejarah juga memperlihatkan bomber 28 tahun itu kerap menyerang lawannya sebagai bentuk frustrasi ataupun ketika timnya menghadapi situasi tertekan karena tak kunjung mencetak gol sementara dia menjadi tumpuan paling besar. Baik semasa membela Ajax, Liverpool, maupun ketika bersama timnas Uruguay.

    Suarez jelas membantah bahwa dia menginjak Abdennour dengan sengaja. ”Aku berputar dan langsung menginjaknya. Karena itu aku meminta maaf,” tutur Suarez seperti dilansir Soccerway.
    Dukungan juga mengalir dari para penggawa El Barca, julukan Barcelona. ”Aku tidak melihatnya dengan jelas. Jadi aku pikir pastinya itu sebuah kecelakaan,” timpal gelandang bertahan Barcelona Sergio Busquets seperti dilansir Movistar Plus.
    Begitupun dengan entrenador Barca Luis Enrique. Dia mengatakan bahwa dia tidak bisa melihat pergerakan 22 pemain sekaligus di dalam lapangan. Termasuk gol Syarez yang dianggap berbau offside.
    ”Aku bukan McGyver,” kata Enrique santai seperti dilansir ESPNFC. ”Aku tidak melihat maupun melakukan banyak hal. Aku masih belum melihat proses terjadinya gol atau insiden itu. Aku hebat, tapi tidak sehebat itu,” jelasnya. (apu)

 

Berita Terkait