Bersama Wujudkan Karakter Kaum Muda

Bersama Wujudkan Karakter Kaum Muda

  Selasa, 30 Agustus 2016 09:30
SERAH PENGHARGAAN: Sekda Drs HM Mansur menyerahkan penghargaan kepada ketua Kwarcab Ketapang, Hj Suma Jenny Morkes Effendi, usai Upacara Peringatan Hari Pramuka, di halaman kantor Bupati Ketapang, kemarin (29/8).

KETAPANG – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Ketapang menggelar apel besar Hari Pramuka ke-55 tahun 2016 tingkat Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan tersebut diikuti seluruh pelajar SD, SMP, dan SMA se-Kabupaten Ketapang di halaman Kantor Bupati Ketapang, Senin (29/8).

Bertindak sebagai  pembina upacara adalah sekretaris Daerah (Sekda) Ketapang, Drs HM M Mansur MSi, yang membacakan sambutan ketua Kwartir Nasional (Kwarnas) Gerakan Pramuka, Adhyaksa Dault. Dalam sambutan tertulis tersebut diungkapkan bagaimana hari Pramuka ke-55 ini sangat istimewa, karena bersamaan dengan presmian pembukaan Jambore Nasional IX tahun 2016 oleh Presiden RI selaku  ketua Majelis Pemimpin Nasional Gerakan Pramuka di Bumi Perkemahan Cibubur Jakarta.

“Semoga Hari Pramuka ini dapat menjadi motivasi dan semangat kemandirian Gerakan Pramuka,” kata Sekda.

Momen peringatan Hari Pramuka ke-55 tersebut diharapkan dia juga untuk mencapai keberhasilan dan upaya mewujudkan karakter kaum muda, sebagai calon pemimpin bangsa  masa depan yang handal dan lebih baik. Lebih lanjut Sekda mengatakan bahwa pembangunan karakter bangsa menjadi fokus bangsa ke depan. Diingatkan dia juga bahwa pembangunan sumber daya manusia, harus sejalan dengan pembangunan fisik. Karena, diungkapkan dia bahwa kunci keberhasilan pembangunan bangsa terletak pada sumber daya manusia yang berkualitas, ketika Indonesia memperingati 100 tahun Kemerdekaan RI tahun 2045

“Di antara anggota aktif Pramuka yang berprestasi di berbagai pelosok tanah air akan menjadi pemimpin negeri ini,” kata dia.

Untuk itu dia mengharapkan betul kepada seluruh jajaran Pramuka, utamanya anggota dewasa, baik sebagai majelis pembimbing andalan pelatih pembina Pamong Saka, maupun instruktur untuk menerapkan barisan bekerja sama secara sinergis, untuk mempercepat mewujudkan kaum muda Indonesia yag berkepribadian, baik berkarakter, berwatak handal, dan berpikiran, bertindak, dan memiliki jiwa rela berkorban kepada negara dan memiliki jiwa bela negara.

Dia sangat prihatin dengan situasi terkini yang merupakan ancaman kaum muda bagi negeri ini, di mana makin maraknya kosumsi miras, tingginya merokok di usia muda, dan narkoba yang meresahkan masyarakat terorisme, kekerasan yang menyebabkan kaum muda, kekerasan seksual yang melibatan kaum muda, serta kurang rasa hormat kaum muda kepada kaum tua, serta berbagai dampak situasi sosial budaya dan ekonomi yang kurang kondusif lainnya.

“Ancaman ini  menjadi tanggung jawab semua kompenen bangsa, termasuk gerakan Pramuka,” imbau Sekda.

Ditambahkan dia bahwa pendidikan kepramukaan sebagai salah satu pilar pendidikan kaum muda di Indonesia, di mana dituntut untuk dapat lebih berkontisbusi secara nyata, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam menyelesaikan masalah kaum muda.

“Pramuka itu keren asyik dan gembira harus terus dikembangkan secara terus menerus sehingga kaum muda bangga menjadi Pramuka,” ucap Sekda. (afi/ser)