Bersama Membangun Bumi Uncak Kapuas

Bersama Membangun Bumi Uncak Kapuas

  Senin, 28 March 2016 09:18
PEMBUKAAN MUSDA: Jajaran Forkopimda Kapuas Hulu dan peserta Musda Muhammadiyah-Aisyiyah Kapuas Hulu V Tahun 2016 di Gedung MABM Putussibau, Sabtu (26/3) lalu. MUSTA’AN/PONTIANAK POST

Berita Terkait

PUTUSSIBAU – Wakil Bupati (Wabup) Kapuas Hulu Antonius L Ain Pamero membuka Musyawarah Daerah (Musda) Muhammadiyah dan Musda Aisyiyah V Kabupaten Kapuas Hulu, Sabtu (26/3) siang. Kegiatan yang bertemakan: Gerakan Menuju Kapuas Hulu Berkemajuan ini, berlangsung di Gedung MABM Putussibau, dengan dihadiri sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas Hulu Muhammad Sukri dan jajaran Forkopimda.

Wabup menjelaskan, sejak didirikan pada 1912 oleh KH Ahmad Dahlan, Muhammadiyah telah membawa semangat pembaharuan bagi bangsa, sehingga Islam menjadi relevan. “Muhammadiyah sudah lama dikenal, organisasi ini kaya gagasan dan kreativitas serta amal. Muhammadiyah dan Aisyiyah telah meluas di seluruh nusantara,” jelasnya.

Wabup bahkan tak memungkiri bagaimana Muhammadiyah bisa dijumpai hingga ke desa-desa dan berkontribusi membangun bangsa. Karenanya dia mengapresiasi kepedulian lembaga tersebut bersama Aisyiyah, terhadap berbagai bidang kehidupan berbangsa dan bernegara. “Bayangkan, jutaan bayi lahir di rumah sakit Muhammadiyah dan klinik bersalin Aisyiyah. Ini salah satu bukti nyata Muhammadiah ikut membangun,” puji Wabup.

Tidak hanya itu, dia juga mengungkapkan bagaimana jutaan orang sukses menyelesaikan pendidikannya di Muhammadiah dan Aisyiyah. “Saya menyambut baik tema: Gerakan Pencerahan Menuju Kapuas Hulu Berkemajuan. Tema ini mencerminkan semangat anggota untuk memajukan Kapuas Hulu, untuk menuju masyarakat modern dan berdaya saing. Jelas ini sejalan dengan visi dan misi Pemkab Kapuas Hulu,” papar sosok yang karib disapa Anton ini.

Pada kesempatan yang sama, ketua Umum Muhammadiah Kabupaten Kapuas Hulu, Muhammad Sukri, mengungkapkan bagaimana peran Muhammadiyah dalam membangun bangsa ini semakin nyata. Diungkapkan dia sejumlah bukti tentang kontribusi organisasi ini di berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, dan gerakan-gerakan di bidang lainnya. “Muhammadiyah sudah terlibat jauh membangun negeri ini,” ungkap dia.

Dijelaskannya, sebelum Indonesia merdeka, organisasi Muhammadiah sudah lama dibentuk. Bahkan, dia menyayangkan, bahkan tidak sedikit anggota Muhammadiyah yang tidak mengetahui bagaimana organisasi ini telah melahirkan tokoh-tokoh nasional. “Kader Muhammadiyah banyak yang berkontribusi langsung terhadap pembangunan bangsa dan negara ini, termasuk di daerah Kapuas Hulu,” tutur Sekda Kapuas Hulu ini.

Sukri mengakui, sampai saat ini di Bumi Uncak Kapuas masih banyak anggota Muhammadiyah yang enggan memperlihatkan jati dirinya. “Di Kapuas Hulu saya lihat untuk menjadi warga Muhammadiyah masih belum percaya diri. Padahal Muhammadiyah telah melahirkan tokoh-tokoh terkenal. Untuk itu, perlu perjuangan keras dalam mengenalkan Muhammadiyah dikalangan masyarakat.”(aan)

Berita Terkait