Bersama Kaum Intelektual Muda Bersiap Menyambut Bonus Demografi

Bersama Kaum Intelektual Muda Bersiap Menyambut Bonus Demografi

  Senin, 23 Oktober 2017 09:40
MEMBAUR: Suhadi saat mengikuti gerak jalan santai yang dilakukan oleh civitas akademika IKIP PGRI Pontianak.

Berita Terkait

SOSOK Suhadi Sw tidak hanya dikenal di kalangan masyarakat umum, di tengah-tengah keluarga besar IKIP PGRI Pontianak, ia bukan sosok yang asing, karena  ia juga salah satu pengurus PGRI Kalimantan Barat.

Suhadi bangga bisa berada di tengah-tengah kaum Intelektualitas muda, karena kata Suhadi,  Negara akan kuat dan jaya bila ditopang oleh empat kekuatan utama yaitu, birokrasi yang kuat, interpreuneur (pengusaha),  kaum cerdik pandai dan tokoh agama. 

"Kalau keempat hal tersebut bersatu padu maka negara Kita akan jaya. Bila keempat pilar tersebut berperan sesuai fugas pokok dan fungsinya serta bersinergi, berkolaborasi maka Negara kita akan hebat," kata Suhadi.

Birokrasi sebagai abdi negara bisa memberikan pelayanan yang baik, tidak ada korupsi kolusi dan Nepotisme, kaum intelektualitas muda yang saat ini sedang menempuh pendidikan bisa berperan secara aktif dalam memberikan kontribusi terhadap pembangunan di kota Pontianak khususnya dan Kalimantan Barat umumnya.

Para generasi muda yang tergabung dalam Intelektualitas muda bisa berkiprah dan mampu menciptakan lapangan kerja baru dalam menghadapi Bonus Demografi.

Demikian juga kelompok pengusaha atau Interpreuneur, memberikan kontribusi yang positif melalui menyaluran corporate sosial responsibility dan para tokoh agama bisa memberikan dalil dalil agama,  membangun karakter bangsa dan memberikan nilai nilai kejujuran,  maka negara kita akan kuat dan jaya apalagi  tahun 2020 mendatang bangsa kita akan menghadapi Bonus Demografi yaitu Jumlah penduduk produktif 15 sampai dengan 60 tahun lebih banyak dari pada usia nonproduktif antara usia 1 sampai dengan 15 tahun. 

Maka bangsa tidak akan kalah dengan Bangsa lain. Bahkan bisa melampaui Korea Selatan dan Tiongkok dalam menghadapi Bonus Demografi.

Suhadi ikut gerak jalan santai yang dilakukan oleh Civitas Akademika IKIP PGRI Pontianak ini, karena ia menyadari bahwa  olah raga jalan kaki merupakan salah satu olah raga terbaik setelah Berenang, Tai Shing dan olah raga penguatan.

Banyak manfaat yang bisa dipetik dalam olah raga jalan Kaki yaitu menghilangkan Stres, memperlancar peredaran darah, terhindar dari penyakit diabetes melitus atau kencing manis, memperkuat tulang agar tidak mudah rapuh dan yang lebih utama dapat membangun tali silaturahmi antar sesama peserta jalan santai.

Pada acara gerak jalan santai IKIP PGRI Pontianak ini dihadiri oleh Pembantu Rektor I Prof Dr. Hamid Darmadi, Pembantu Rektor II. Dra Sulha M.Si. Ketua Yayasan PGRI Drs. H Wasli. Dekan FPOK Dr. Ahmad Jamalong dan para dosen dan 1.090 mahasiswa semester pertama IKIP PGRI. (arf)

Berita Terkait