Berikan Pemahaman ke Masyarakat

Berikan Pemahaman ke Masyarakat

  Sabtu, 30 July 2016 10:24
Wakil Bupati Sambas melepas mahasiswa KKP-PPL Terpadu

Berita Terkait

SAMBAS – Kepada mahasiswa yang melaksanakan KKM PPL terpadu, diharapkan bisa berbaur dengan masyarakat dimana ditempatkan. Kemudian memberikan pemahaman terkait upaya pencegahan terhadap terjadinya kekerasan terhadap anak.

Wakil Bupati Sambas, Hj Hairiah SH MH mengatakan menjadi perhatian Pemkab. Yakni kejahatan terhadap perempuan dan anak. Diharapkan kepada peserta KKM PPL Terpadu, bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat dimana dirinya ditempatkan agar mewaspadai kekerasan terhadap anak.

“Baru-baru ini, beberapa kasus kekerasan terhadap anak terungkap. Dan ini harus terus diwaspadai, karena para predator anak. Terus mengintai. Diharapkan para mahasiswa memberikan pemahaman kepada masyarakat setempat untuk kewaspadaan,” kata Wabup Sambas, saat Pelepasan mahasiswa KKM PPL Terpadu Kabupaten Sambas IKIP PGRI

Pontianak, Jumat (29/7).

Dalam kesempatan tersebut. Wakil Bupati mengajak mahasiswa peserta KKM PPL terpadu, yang mayoritas berasal dari Sambas. Bisa mengembalikan sejarah hebat daerah ini dimasa lalu.

“Dari Sambas, melahirkan ulama besar seperti Syekh Khattib Sambas, Basuni Imran, Sambas juga memiliki Cendekiawan seperti Prof Dr Hadari Nawawi yang banyak memberikan warna bagi pendidikan Kalbar dan Indonesia. Kemudian Sambas dikenal dengan Serambi Mekah. Kejayaan seperti inilah, harus diraih juga mahasiswa Sambas,” katanya. Bukan saja mahasiswa, namun kejayaan Sambas dimasa lalu bisa terwujud jika

semua komponen bersatu dan bekerja dengan semangat kerja keras, cerdas dan ikhlas.

Wabup menyampaikan apresiasi atas kegiatan IKIP PGRI Pontianak. Diharapkan 147 mahasiswa yang disebar di 14 kecamatan dan focus terhadap 25 sekolah ini. Secara terpadu, bisa maksimal berbagi ilmu dan berbaur dengan masyarakat.

“Melalui KKM PPL terpadu ini, bisa turut memberikan motivasi bagi masyarakat khususnya orang tua agar melanjutkan pendidikan anak-anak mereka,” katanya.(fah)

Berita Terkait