Beri Ruang Bagi Pelaku Tari Berkiprah di Luar Daerah

Beri Ruang Bagi Pelaku Tari Berkiprah di Luar Daerah

  Kamis, 14 April 2016 09:44
LATIHAN: Anggota SanggarAnggari melakukan latihan untuk tampil di Gedung Sunan Ambu, ISBI Bandung 16 April mendatang. ISTIMEWA

Berita Terkait

Setelah sukses dengan drama tari batu ballah akhir tahun lalu. Sanggar Andari akan kembali unjuk diri di Gedung Sunan Ambu, Institut Seni Budaya (ISBI) Bandung. Mampukah Pesona Khatulistiwa bersinar di Kota Kembang!

AGUS PUJIANTO, Pontianak

KUSMIANDARI Triwati tengah sibuk mempersiapkan tarian khusus untuk diusung ke ISBI Bandung pada 16 April mendatang. Sejumlah latihan sudah mulai digencarkan di Sanggar Andari. 

Koreografer yang kerap disapa Kak Dai ini mengatakan, tarian dari Kalbar memiliki kualitas yang diperhitungkan di kancah nasional. Menurutnya, praktisi tari perlu menciptakan kesempatan tampil di luar daerah. Dengan begitu, seni tari daerah lain dapat membaca keunggulan tari pesona khatulistiwa. 

“Kalaupun masih terdapat kekurangan, dari kesempatan seperti ini kami belajar dari catatan kritis penonton dan pemerhati tari,”kata Kak Dai yang juga pemilik Sanggar Andari. 

Pementasan ke luar negeri diakui Kak Dai memang sering dilakukan oleh Sanggar Andari. Di kampus ISBI Bandung kali ini, kata dia merupakan tempat pentas sebab memiliki kedekatan emosional. Selain sealmamater, dirinya juga ingin mementaskan karya Sanggar Andari kepada para dosen. “Saya ingin menunjukkan ilmu yang saya peroleh selama studi,”jelasnya.

Penari senior dari Sanggar Andari, Budi mengatakan, dalam pertunjukan yang berdurasi sekitar tiga jam ini dipentaskan karya-karya unggulan karya Kusmindari Triwati, dan karya gererasi penerus Andari, Ulan, Budi, dan Benny. 

“Karya Kak Dai berjudul Si Bungsu, Lenggak-Lenggok Nak Dare, Kembang Pesisir, Tempurung, Pak Dung Dang Dung, Bujang Dare Berkaseh, dan Rampak Rebana. Karya Ulan berjudul Itoklah Kamek. Karya Bang Benny berjudul Selap. Sementara Paku Poenti merupakan karya saya sendiri,” jelas Budi

Kepala UPT Taman Budaya Kalimantan Barat, Sabar Hati Duha menyatakan, pentas ini merupakan bagian dari program UPT Taman Budaya yang bekerjasama dengan Sanggar Andari untuk memperkenalkan seni budaya yang terdapat di Kalimantan Barat. 

“Mudah-mudahan, dengan adanya pementasan seperti ini keunggulan seni tari yang ada di Kalimantan Barat akan semakin dikenal luas”, harapnya. (*) 

Berita Terkait