Beri Hormat kepada Bupati dan Wabup , Empat Ekor Naga Datangi Kantor Bupati

Beri Hormat kepada Bupati dan Wabup , Empat Ekor Naga Datangi Kantor Bupati

  Selasa, 23 February 2016 10:07
BERI ANGPAU: Bupati Ketapang Martin Rantan memberikan angpau kepada naga yang mengunjungi Kantor Bupati Ketapang, kemarin. Kedatangan empat replika naga tersebut disambut Bupati bersama Wakil Bupati. ISTIMEWA

Berita Terkait

KETAPANG – Ada yang istimewa dalam perayaan Imlek dan Cap Goh Meh (CGM) 2016 di Kabupaten Ketapang. Tak hanya puncak Imlek dan CGM 2016 yang ditandai dengan pawai lampion dan arak-arakan naga keliling Kota Ketapang. Memasuki Tahun Kera Api, puncak kepemimpinan Kabupaten Ketapang pun dilantik, yakni Martin Rantan SH sebagai Bupati dan Drs Soeprapto S sebagai Wakil Bupati (Wabup) Ketapang periode 2016 – 2021.

Di Minggu pertama kepemimpinan Martin - Soeprapto, sebanyak empat replika naga memberikan penghormatan di Kantor Bupati Ketapang. Penghormatan empat ekor naga tersebut diterima langsung Bupati dan Wabup didampingi Kapolres dan Dandim 1203 Ketapang. Atraksi naga dan barongsai memberikan penghormatan ke Bupati dan Wabup menyedot perhatian para pegawai dan masyarakat Ketapang. Tak pelak lagi, Kantor Bupati pun penuh dengan warga Ketapang menyaksikan atraksi naga yang menghibur tersebut. Usai memberikan penghormatan di Kantor Bupati, atraksi naga berlanjut ke Sekretariat DPRD Kabupaten Ketapang, Kantor Kejaksaan Negeri Ketapang, Kodim 1203 Ketapang, dan Polres Ketapang.

Pada malam hari, empat replika naga tersebut diarak bersama dalam pawai lampion se-Kota Ketapang. Dalam arakan pawai lampion puncak Imlek dan CGM di Ketapang, ikut bergabung empat naga dari Teluk Melano dan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara.Kapolres Ketapang AKBP Hady Purwanto mengingatkan seluruh komponen masyarakat untuk saling teloransi dalam hubungan antarbudaya yang ada. Kemudian, dia berharap agar harmonis dalam etnis yang selama ini terbangun di Kabupaten Ketapang harus tetap dipertahankan dan dibina terus menerus. Dalam pawai lampion yang diadakan menjelang malam Selasa (21/2), Kapolres juga mengingatkan seluruh masyarakat, maupun peserta pawai lampion agar menjaga ketertiban dan keamanan, terutama lalu lintas yang ada di Kota Ketapang.

Sementara itu, Bupati didampingi Wabup menyatakan dukungannya dengan digelarnya atraksi naga dan barongsai dalam puncak perayaan Imlek dan CGM. Ia menyebutkan pembangunan budaya sangat berperan dalam proses pembangunan. Selain mendukung tumbuh dan berkembangnya budaya yang ada di masyarakat Kabupaten Ketapang, Bupati juga menyebutkan mengenai pentingnya pengembangan budaya dalam mendongkrak nilai pariwisata. Budaya dianggapnya sebagai jati diri masyarakat. “Karena itu kita mendukung dan memandang perlu adanya kampung budaya dalam melestarikan nilai-nilai budaya masyarakat,” katamantan Ketua DAD Kabupaten Ketapang tersebut.

Terkait dengan atraksi naga dan pawai lampion, juga dipandangnya
sangat penting. Momentum yang baik ini, menurut dia, harus didukung dengan semangat dan kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Karena itulah, diungkapkan dia, jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah memandang perlu arahan dari Kapolres kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. “Kami sudah sepakat, tadi dalam kegiatan arakan naga ini Bapak Kapolres yang memberikan sambutan. Even yang besar ini perlu dukungan dan bersama sama-sama kita menjaganya agar tertib dan lancar,” ujar Martin yang
kemudian kembali ke Pendopo Rumah Dinas Bupati Ketapang untuk melanjutkan rapat dengan seluruh SKPD. (ser)

Berita Terkait