Berhenti Merokok Bisa Perpanjang Usia

Berhenti Merokok Bisa Perpanjang Usia

  Jumat, 11 Agustus 2017 16:35
Ilustrasi (pixabay.com)

Berita Terkait

Setiap perokok di dalam hatinya pasti ingin hidup sehat. Namun rasa kecanduan terhadap nikotin yang dialami perokok berat seringkali menggoda iman untuk kembali merokok. Percaya atau tidak, berhenti merokok bisa memperpanjang usia.

Penggagas Ministry of Vape, Dimasz Jeremia Simorangkir menjelaskan berhenti merokok selama 20 menit pertama saja, sudah banyak manfaat yang diperoleh. Apalagi jika berhenti selama 15 tahun, kondisi paru-paru dan zat-zat kimia di dalam tubuh yang masuk akibat rokok seolah lenyap.

"Berhenti rokok itu dapat menambah usia. Selama 15 tahun berhenti merokok, ada penelitian yang menyatakan seolah-olah dia bukan perokok," katanya di Jakarta, Rabu (8/9).

Dimasz menganalogikan perokok dengan membeli satu galon gas elpiji. Setiap orang pasti harus membeli gas elpiji dalam jumlah besar yakni satu tabung sekaligus. Berbeda dengan membeli rokok, tak mungkin membeli langsung satu kotak atau satu kardus penuh. Rata-rata pembelinya hanya membeli satu bungkus rokok.

"Mengapa tak beli sekaligus banyak? Karena di dalam hati para perokok sebenarnya mereka takut. Jangan-jangan itu bungkus terakhir yang mereka hisap," tukas Dimasz.

Dimasz menyesalkan banyak anggapan atau miskonsepsi dan pemahaman yang salah soal vape atau rokok elektrik. Padahal rokok elektrik merupakan salah satu alternatif atau jalan keluar untuk menekan jumlah perokok dan mengajak mereka untuk berhenti.

"Apalagi ada berita yang mengulas korban menggunakan vape bisa meledak. Ingat, yang bisa meledak itu baterainya. Dan 27 persen pengguna vape bisa berhenti merokok. Meskipun ada 9 persen yang balik merokok karena menilai vape ribet harus dicharged atau harganya mahal," jelas Dimasz.

Hal senada diungkapkan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, dr. Ade Meidian Ambari, SpJP. Menurutnya, seseorang yang berhenti merokok sepuluh tahun, kondisi tubuhnya 50 persen sama dengan orang sehat yang tak merokok. Dan bahkan jika seseorang sudah berhenti merokok 15 tahun, maka kondisi tubuhnya 100 persen sama seperti orang tak merokok.

(ika/JPC)

Berita Terkait