Berharap Kelulusan Seratus Persen

Berharap Kelulusan Seratus Persen

  Rabu, 11 May 2016 10:24
TINJAU UNAS: Bupati Kayong Utara Hildi Hamid ketika meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (Unas) di SMP Negeri 1 Sukadana, Selasa (10/5). DANANG PRASETYO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SUKADANA – Bupati Kayong Utara Hildi Hamid berharap pada penyelenggaraan Ujian Nasional (Unas) jenjang Sekolah Menegah Pertama (SMP) di Kabupaten Kayong Utara dapat berjalan dengan baik. Selain itu, dia juga berharap agar angka kelulusan tahun ini lebih memuaskan dan lebih tinggi lagi dibanding tahun sebelumnya.

“Kita berharap kepada semua peserta Ujian Nasional tahun ini dapat lulus sertus persen dan mengalami peningkatan. Untuk itu, memang sangat diharapkan keseriusan dalam mengikuti Ujian Nasional ini,” terang Hildi ketika meninjau pelaksanaan Unas di SMP Negeri 1 Sukadana, Selasa (10/5) pagi.

Sementara itu, kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara, Romi Wijaya, mengungkapkan untuk kendala dalam pelaksanaan Unas pada tahun ini hanya dalam pendistribusian soal saja. Karena, diakui dia, Kabupaten Kayong Utara ini memiliki kondisi geografis dengan daerah kepulauan, yaitu Kepulauan Karimata dan Pulau Maya.

“Kalau untuk yang lain, tidak ada terdapat kendala. Selain itu, bagi siswa yang tidak dapat mengikuti Ujian Nasional dikarenakan sakit, dapat mengikti ujian susual. Asalkan memang benar-benar jelas tidak dapat megikuti ujian tersebut,” kata Romi.

Jika mengenai adanya aksi coret-coret seragam, dipastikan dia jika tindakan tersebut  sudah diantisipasi, dengan melakukan beberapa pencegahan. Salah satunya, dimisalkan dia, ada salah satu sekolah yang menyarankan para siswanya untuk tidak menggunakan seragam sekolah, ketika akan mengambil pengumuman kelulusan. Namun, dia menyayangkan, ternyata di luar sekolah, para siswa lantas menganti pakaian yang mereka kenakan dengan seragam sekolah. Akibatnya, dia menambahkan, kembali terjadi aksi coret seragam sekolah.

“Kita juga mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian yang telah membantu untuk mencegah aksi coret-coret seragam tersebut. Karena kita juga tidak mengingkan hal tersebut terjadi, dengan mencoret-coret seragam maupun konvoi di jalan. Dan sebenarnya mengenai hal ini kembali kepada diri masing-masing,” ucapnya.

Sementara itu, kepala SMP Negeri 1 Sukadana, Haidir, mengungkapkan bahwa sejauh ini, pelaksanaan Unas hingga hari kedua dapat berjalan dengan baik. Mereka pun belum menemukan kendala berarti. Hanya saja, diungkapkan dia, terdapat ada dua siswa yang dari hari pertama tidak bisa mengikuti Unas.

“Untuk pelaksanaan Ujian Nasional di SMP N 1 lancar. Haya saja itu tadi, dua siswa yang tidak dapat mengikuti Ujian Nasional. Ya semoga saja sampai selesainya pelaksanaan ujian, semua dapat berjalan dengan apa yang diharapkan,” terang Haidir. (dan)

Berita Terkait