Bergegas untuk Kalbar Terang

Bergegas untuk Kalbar Terang

  Sabtu, 10 September 2016 13:58

Berita Terkait

SABTU (10/9) pagi Mobile Power Plant (MPP) Parit Baru sedang dilakukan pemasangan peralatan untuk proses pembangunan pembangkit listrik tenaga gas. Sejak peletakan batu pertama MPP berkapasitas 100 MW pada 2 Juni lalu oleh Presiden RI Jokowi, proses pengerjaan dilakukan bahu membahu oleh PLN Batam selaku penanggung jawab pelaksanaan pembangunan mesin.

Dalam rangka dukungan pembangunan 35.000 MW tenaga listrik yang dihasilkan oleh MPP Parit Baru ini akan langsung diterima oleh Gardu Induk (GI) PLN yang berlokasi di Parit Baru melalui tegangan 150 kV. Jelas ini akan memperkuat sistem khatulistiwa dalam pasokan listrik. Pemasangan peralatan yang dilakukan mulai dari trafo, mesin MPP TM 2500, sekaligus dilakukannya penyelesaian pekerjaan interkoneksi dari MPP ke GI.
Diharapkan PLN Kalbar dan PLN Batam bahu membahu dalam proses pengerjaan pembangunan MPP Parit Baru ini, agar pada Oktober 2016 nantinya mesin pembangkit sudah dapat beroperasi dan dapat disalurkan ke pelanggan.
Sistem Khatulistiwa merupakan sistem pendistribusian yang memasok energi listrik untuk masyarakat Kota Pontianak-Kubu Raya-Mempawah-Singkawang-Sambas -Bengkayang.
Daya mampu  Sistem Khatulistiwa  saat ini sebesar 320 MW dengan beban puncak tertinggi sebesar 300 MW. Dengan masuknya MPP 100 MW ini maka daya mampu disistem Khatulistiwa menjadi 405 MW. Jauh diatas kebutuhan listrik masyarakat. Dengan demikian sistim pendistribusian energi listrik ke masyarakat akan semakin handal.**

Berita Terkait