Berdayakan Perempuan di Bidang Ekonomi

Berdayakan Perempuan di Bidang Ekonomi

  Kamis, 19 November 2015 09:41
LOMBA P2WKSS: Wakil Bupati Kayong Utara Idrus saat membuka kegiatan penilaian lomba program terpadu Peningkatan Peranan Wanita menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) tingkat Provinsi Kalbar, di Teluk Batang, Selasa (17/11) lalu. DANANG PRASETYO/PONTIANAK POST

Berita Terkait

TELUK BATANG – Wakil Bupati (Wabup) Kayong Utara Idrus berharap agar melalui program terpadu peningkatan peranan wanita menuju keluarga sehat dan sejahtera (P2WKS), mampu meningkatkan keterampilan perempuan. Kaum perempuan diharapkan dia mampu dalam  mengelola  semua  potensi  desa menjadi bernilai ekonomis. Dengan demikian, harapan dia, akan mampu memberdayaan perempuan di bidang  ekonomi, hingga memperkuat kelembagaan  pemberdayaan masyarakat  di desa  dengan  dukungan  dan partisipasi aktif  masyarakat.  

“Program  peningkatan  peranan  wanita  menuju  keluarga  sehat  dan  sejahtera  ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan  kualitas hidup perempuan  sebagai sumber daya pembangunan,  melalui keadilan  dan  kesetaraan  gender,  guna meningkatkan  peranan  dan  aspirasi  wanita,  dengan  pembinaan  oleh  lintas  sektoral dalam  rangka  pembangunan  masyarakat  pedesaan, meningkatkan  pengetahuan, keterampilan, serta  sikap  positif  perempuan  melalui   penyuluhan bagi perempuan, guna  mengembangkan kualitas kehidupan  keluarga, terutama  anak  dan remaja,  serta  masyarakat  pada umumnya,” ujar Wabup saat menyampaikan sambutan tertulis Bupati Wakili Bupati Kayong Utara, Idrus membuka kegiatan Penilaian Lomba P2WKSS tingkat Provinsi Kalbar tahun 2015, di halaman Kantor Desa Teluk Batang Selatan, Kecamatan Teluk Batang, Selasa (17 /11) pagi.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh ketua Tim Penilai Program Terpadu P2WKSS Provinsi Kalbar beserta rombongan, Ketua Tim Pengerak Utara Pembinaan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Kayong Utara (PKK) beserta anggota, Sekretaris Daerah Kabupaten Kayong Utara, para pimpinan SKPD se-Kayong Utara, para kepala kecamatan, perwakilan Polsek Teluk, Ketua TP PKK Kecamatan, Kepala Desa Teluk Batang Selatan, Ketua BPBD Teluk Batang Selatan, Ketua TP PKK Desa Teluk Batang Selatan, serta turut dihadiri para tokoh masyarakat, tokoh agama, serta tokoh pemuda setempat.

Sementara itu, ketua Tim Penilai P2WKSS, Mustarudin, pada sambutannya menyampaikan jika program P2WKSS ini sebagai program pemerintah, yang sudah dilaksanakan sejak tahun 1979. Program ini, menurut dia, dimaksudkan dalam rangka membina kaum wanita, sehingga dapat lebih berperan aktif dalam setiap program pembangunan. “Guna mewujudkan dan mengembangkan keluarga sehat sejahtera dan bahagia, dalam rangka pembangunan masyarakat desa/kelurahan, kita harapkan perempuan sebagai penggeraknya. Ini merupakan upaya untuk meningkatkan kedudukan dan peranan wanita dalam pembangunan bangsa, didasarkan pada pandangan bahwa wanita adalah warga negara dan sumber insani pembangunan yang mempunyai kedudukan hak, kewajiban, dan tanggung jawab yang sama, dalam pembangunan di segala bidang, termasuk kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” kata Mustarudin pada sambutannya.

Dalam pandangannya, wanita memiliki potensi dan kemampuan dalam mengelola keluarganya bila dibina dan diarahkan dengan baik. Jika itu dilakukan, dia yakin hal tersebut akan berdampak positif bagi kehidupan masyarakat serta kualitas SDM, khususnya kaum wanita. Maka, diungkapkan dia jika penilaian P2WKSS yang dilaksanakan ini dalam rangka mengevaluasi terhadap pembinaan-pembinaan yang dilakukan oleh tim daerah, dalam rangka peningkatan dan pemberdayaan perempuan di suatu desa/kelurahan, melalui pelaksanaan program terpadu P2WKSS. Ia berharap agar pemerintah daerah melalui SKPD terkait, terlibat dan mendukung penuh program ini. “Oleh karena itu komitmen pemerintah daerah melalui keterlibatan SKPD maupun instansi vertikal dalam program ini menjadi salah satu unsur penting yang dinilai. Sejauh mana keterlibatan SKPD dan instansi vertikal dalam mendukung program ini melalui bantuan program yang diberikan kepada desa/kelurahan yang menjadi lokasi P2WKSS,” harapnya.

Dijelaskan dia, ada beberapa poin penting dalam penilaian lomba program P2WKSS ini. Poin yang dimakud yaitu dampak program ini kepada masyarakat, khususnya bagi kaum perempuan, yang dapat meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar, sehingga mengubah perilaku masyarakat setempat menjadi lebih baik lagi. Kemudian, dia menambahkan, memajukan masyarakat sekitar, menjadi masyarakat yang lebih produktif. Bahkan, diungkapkan dia, keterlibatan SKPD dan instansi vertikal merupakan support yang diperlukan oleh desa tersebut, dalam mencapai poin-poin yang diharapkan dari program P2WKSS. “Yang dinilai ialah dampak dari program  ini kepada masyarakat, terutama kaum perempuan, kita melihat seberapa besar peningkatan pendapatan kepada masyarakat, serta pengaruhnya dalam membentuk prilaku masyarakat ke arah yang lebih baik  dan lebih produktif,” tutupnya.  (dan) 

 

Berita Terkait