Berdalih Perlu Uang

Berdalih Perlu Uang

  Rabu, 17 February 2016 08:19
DITANGKAP: Satu dari dua penjambret yang ditangkap polisi, kemarin. MEIDY KHADAFI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

TIM Jatanras Polresta Pontianak berhasil menangkap satu dari dua pelaku kejahatan jalanan. Ry ditangkap di rumahnya Jalan Putri Candramidi, Pontianak pada Senin (15/2).Ry diketahui bukanlah pemain baru dalam dunia kejahatan. Tercatat pada 2013, ia juga pernah ditangkap polisi lantaran terlibat kasus pencurian sepeda motor. Meski telah merasakan dinginnya jeruji besi, dalih kelaparan membuat Ry setelah bebas kembali beraksi.

Kepada Pontianak Post, tersangka Ry mengaku terpaksa merampas telepon genggam seorang pengendara lantaran perlu uang untuk kebutuhan sehari-hari. “Saya jambret sama teman, waktu itu di Jalan Sutomo, seorang pengendara motor sedang aksi main HP, saya buntuti dan pepet langsung saya rampas HP-nya,” kata tersangka.Ry mengaku yang bertugas mengambil telepon korban dan mengendarai sepeda motor. Rekannya hanya bertugas menjual barang hasil curian kepada penadah. “Kawan saya jual HP harga Rp400 ribu, kami bagi dua, saya dapat Rp200 ribu. Uangnya untuk makan,” ucapnya.

Tersangka mengakui baru pertama kali melakukan aksi tersebut, namun setelah didalami akhirnya yang bersangkutan mengaku jika pada 2013 pernah ditangkap polisi lantaran terlibat kasus pencurian dan baru bebas pada 2014.Wakasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Kemas Abdul Aziz mengatakan, penangkapan terhadap tersangka jambret tersebut berawal dari laporan korban pada 10 Februari lalu. “Dari laporan tersebut dilakukan penyelidikan didapatkan nomor kendaraan yang digunakan tersangka untuk beraksi,” kata, Aziz.

Aziz menjelaskan dari petunjuk tersebut didapatlah identitas tersangka dan dilakukanlah penangkapan di rumah pamannya dan disita satu unit sepeda motor yang digunakan sebagai sarana kejahatan. “Sementara untuk barang hasil kejahatan dari pengakuan tersangka sudah dijual,” sambungnya.Aziz mengatakan dari pengakuan tersangka, didapatkan identitas pelaku lainnya yang mana saat in masih dilakukan pengejaran. “Tersangka Ry diketahui merupakan penjahat kambuhan dan kepadanya akan dikenakan pasal 365 dengan ancaman pidana penjara selama sembilan tahun,” tegas Aziz. (adg)

Berita Terkait