Bercinta di Pagi Hari

Bercinta di Pagi Hari

  Sabtu, 9 April 2016 10:31
Cinta

Tingkat testosteron pria dan Andrgen pada wanita mengalami lonjakan di tengah mlam saat tertidur, sehingga saat pagi hari para pria dan wanita cenderung berada dalam mood yang bagus untuk bercinta. Selain itu, bercinta di pagi hari akan membuat tubuh lebih sehat dan segar.

Oleh : Marsita Riandini

Setiap pasangan memiliki waktu tersendiri untuk bercinta. Kebanyakan orang mungkin akan menjawab malam hari. Tapi ada pula yang memilih di pagi hari, dengan alasan lebih segar setelah melepas penat. 

Menanggapi hal ini, dr. Ali Fuchih Siauw, M. Repro.,Sp. And kepada For Her mengatakan bahwa bercinta di pagi hari memang memiliki banyak kelebihan dibanding malam hari. Setelah beristirahat dan melepas lelah dengan tidur, pagi hari pasti jadi waktu yang menyegarkan. Karena energi masih penuh. “Jika dilihat dari kemampuan pria maupun wanita, saat pagi hari kondisinya masih segar. Mungkin awalnya masih ngantuk-ngantuk, tetapi jika sudah memulai aktivitas tersebut, akan lebih enak dan segar,” jelasnya dokter di Rumah Sakit Kharitas Bhakti ini.

Dia menjelaskan, saat tengah malam menjelang pagi adalah waktu dikucurnya hormon seks. Ini pula yang menyebabkan kadar hormon testosteron dan androgen meningkat. “Makanya walaupun tidak ada aktivitas seksual, pria maupun wanita biasa ereksi pagi hari. Ada ereksi puting susu atau apa. Mungkin saat inilah, gairah seksualnya di pagi hari meningkat,” ucapnya.

Aktivitas bercinta di pagi hari, kata Ali cenderung lebih berkualitas dibanding malam hari. “Fungsi ereksinya bagus.  Yang jadi masalahnya, pagi hari itu banyak yang sibuk untuk ke kantor, istri menyiapkan rumah tangga. Ada pula yang harus sembahyang. Ini yang membuatnya tidak populer,” terang dia yang ditemui di tempat praktek Klinik Spesialis Yu Tee, Jalan Abdurahman Saleh ini.

Ali menyarankan, bagi mereka yang ingin lebih tenang bisa melakukannya di waktu libur. Tetapi tetap saja, akan berkualitas jika didasari atas kemauan kedua pasangan. “Kadang morning seks ini lebih disenangi orang yang sudah usia tua. Mereka lebih senang pagi hari, karena hormonnya lebih meningkat. Sementara pada malam atau menjelang malam capek, habis kerja, jadi cepat ngantuk dan tidur,” kata dia.

Rentang waktu itu bisa dilakukan dari pukul 03.00 atau 04.00, tentu saja bergantung dari situasi dan kondisi pasangan. Bangun tidur dan bau mulut adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Jika Anda tidak ingin pasangan kehilangan ‘mood’ bercinta, jangan lupa untuk menggosok gigi dulu sebelum bercinta  “Morning seks bisa pula menjadi salah satu variasi seksual, sebagai seks kilat. Pada pasangan muda atau yang baru menikah paling sering melakukannya, terutama saat honeymoon,” jelasnya.

Itu sebabnya kata dia, karena hormon dikucurkan sekitar tengah malam. Maka sebaiknya tidur tidak melebihi pukul 23.00 atau jam 11 malam. “Jika tidurnya di atas jam 11 malam, hormonnya tidak dikucurkan. Padahal hormon tersebut penting sekali bagi tubuh, terutama untuk membuat seseorang tampak segar, tidak lemas, juga bergairah seharian penuh. Juga tidak mudah terjadi penuaan,” katanya yang menjelaskan agar hormon yang dikucurkan berkualitas, tidurnya pun harus berkualitas.

Olahraga juga berpengaruh penting untuk meningkatkan kemampuan bercinta. Jika tidak olahraga apalagi ditambah dengan faktor psikis seperti stress mengakibatkan lemak gula menjadi tidak terbakar, akibatnya darah tinggi. Androgen pun rendah, muncul sakit jantung. “Hindari pula begadang, tidak sering marah-marah sebab kalau marah jadi kebalik yang muncul malah hormon adrenalin. Terbalik dia. Nanti berpengaruh pada hubungan seksual, lalu jadi bertambah stresnya,” saran dia. **