Bercak Putih pada Vitiligo, Panu dan Kusta

Bercak Putih pada Vitiligo, Panu dan Kusta

  Jumat, 26 February 2016 08:58

BERCAK putih bisa diasumsikan oleh orang awam sebagai penyakit panu yang memang lebih familiar dibanding vitiligo. Meskipun sama-sama menimbulkan bercak putih, tetapi penyebab vitiligo, panu dan kusta berbeda. “Panu itu disebabkan oleh jamur dan menular, sedangkan vitiligo itu disebabkan oleh reaksi imun yang berlebihan tetapi tidak menular. Sementara pada kusta itu menular tetapi dalam jangka waktu lama. Kusta dan panu juga kadang menimbulkan bercak coklat,” beritahu dr. Yuliana Teguh.

Warna vitiligo dan panu secara kasat mata tampak sama. Tetapi jika diperhatikan menggunakan alat akan jauh berbeda. “Bisa diperhatikan di bawah terik matahari menggunakan kaca pembesar, warna vitiligo lebih mengkilap dan warna putihnya mirip gading gajah. Sementara panu tidak mengkilap. Bagian pinggir panu itu ada sisik yang jika dikikis menggunakan alat akan banyak sisik yang terkikis. Sedangkan vitiligo tidak ada,” kata dia.

Di kedokteran ada pula alat seperti lampu di ruang tertutup untuk mengecek apakah itu panu, atau vitiligo. “Kalau warnanya kuning keemasan itu panu. Sedangkan vitiligo mengkilap seperti gading gajah. Kadang kalau vitiligo dikira panu, lalu dikasih obat panu bisa menyebabkan tumbuhnya vitiligo baru di area tersebut,” ucapnya.Ada lagi satu kelainan yang membuat seseorang kehilangan pigmen kulit. Kelainan tersebut dikenal dengan albino. “Hanya saja kelainan pada albino ini menyebabkan seseorang putih semua dari ujung rambut sampai ujung kaki. Tetapi sama-sama tidak bisa terpapar sinar matahari karena proteksinya tidak ada. Orang yang albino kadang tidak bisa terpapar sinar matahari, matanya akan menjadi silau. Jadi genetik seratus persen,” pungkasnya. (mrd)