Bentuk Satgas Anti Narkoba , Di Kecamatan Pontianak Tenggara

Bentuk Satgas Anti Narkoba , Di Kecamatan Pontianak Tenggara

  Jumat, 18 December 2015 08:00
BANTUAN: Kepala BNN Kota Pontianak Agus Sudiman saat memberikan bantuan sebesar Rp1500.000 kepada Fajar Selaku Ketua Satgas Anti Narkoba usai kegiatan. FOTO IST

Berita Terkait

SEBANYAK 50 Satgas anti narkoba diberikan pembinaan dan pelatihan tentang  Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Kecamatan Pontianak tenggara kamis (17/12) kemarin. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala BNN kota Pontianak Agus Sudiman, Camat Pontianak Tenggara Titin Subakti dan 50 peserta Satgas anti narkoba.

Kepala BNN Kota Pontianak Agus Sudiman dalam sambutanya menerangkan tentang berbagai bentuk dan jenis narkotika yang selama ini sangat meresahkan bagi masyarakat Indonesia. “ Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semisintesis yang menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan.

Sementara prekursor narkotika adalah zat atau bahan pemula atau bahan kimia yang dapat digunakan dalam pembuatan narkotika,” terangnya. Agus menambahkan, Menurut para pakar, narkotika adalah zat atau obat yang tidak enak untuk dikonsumsi. Jika tercampur ke dalam makanan dan minuman, ia tidak merubah rasa, kecuali bagi mereka penderita sakit jiwa, mengalami depresi mental serius, seperti teralienasi (terasing dari dirinya) dan spit of personality (kepribadian yang terpecah) ditandai al: gelisah, resah dan tidak bahagia, mereka yang sedang sakit jiwa tersebut sangat menikmati zat dan obat yang mengandung narkotika. “Jika ada diantara mereka telah menyalahgunakan narkotika, maka segeralah melapor ke pusat atau lembaga yang telah ditetapkan oleh pemerintah untuk menjalani rehabilitasi medis dan rehabilitasi social,” katanya.

Sementara itu Camat Pontianak tenggara Titin Subakti, menyambut baik kegiatan tersebut, menurutnya, ini merupakan momen terbaik untuk membekali para generasi muda kita khusunya di Kecamatan Pontianak tenggara ini, agar tidak terjerumus, kedalam pengaruh negatip narkoba. Selain itu kata dia, Pembentukan Satgas Anti Narkoba di Kecamatan Pontianak Tenggara ini disamping memberikan pencerahan kehadiran BNN ini juga memberikan informasi dan pemahaman terbaru kepada  masyarakat. “Dikecamatan Pontianak tenggara ini banyak terdapat rumah kost yang rawan terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkoba yang saat ini sangat meresahkan kita semua,” ungkapnya.

Ketua Satgas Anti Narkoba Kecamatan Pontianak Tenggara Fajar mengatakan, Satgas yang terbentuk saat ini harus memiliki pengetahuan, paham, dan   sadar akan bahaya  penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba . Sehingga mereka nantinya bisa membantu BNN memberantas penyalah gunaan narkoba Khususnya diwilayah Pontianak tenggara “Tanggung jawab ini menjadi satu perwujudan nyata pontianak tenggara bebas narkoba,”pungkasnya. (pms/ser)

Berita Terkait