Bentuk Kampung KB di Kayong Utara

Bentuk Kampung KB di Kayong Utara

  Kamis, 18 February 2016 08:58
KAMPUNG KB: Wakil Bupati Kayong Utara, Idrus, pada kegiatan kampung Keluarga Berencana (KB) serta sosialisasi pembentukan kelompok kerja daerah, Selasa (16/2) di Gedung Balai Praja Sukadana. HUMASKAB FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

SUKADANA – Wakil Bupati (Wabup) Kayong Utara Idrus bersama Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintah Desa, Perempuan, dan Keluarga Berencana (BPMPDPKB) Kabupaten Kayong Utara, menyambut kepala perwakilan BKKBN Provinsi Kalbar di Gedung Balai Praja Sukadana. Kedatangan kepala salah satu instansi vertikal di Kalbar tersebut, dalam rangka menyosialisasikan kampung Keluarga Berencana (KB). Di samping itu juga sosialisasi pembentukan kelompok kerja daerah/district working group (DWG) di Kabupaten Kayong Utara, Selasa (16/2) lalu.

Dalam sambutan tertulisnya, Wabup memberikan dukungannya atas penyelenggaraan sosialisasi Kampung KB. Kampung KB tersebut, menurut dia, merupakan program nasional tentang kependudukan, keluarga berencana, dan pembangunan keluarga (KKBPK) yang baru-baru ini ditegaskan kembali oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Hal tersebut, menurut dia, dilakukan sebagai bentuk pengendalian jumlah penduduk demi kesejahteraan masyarakat, sehingga membuat pemerintah daerah dan Provinsi Kalimantan Barat berkewajiban menyosialisasikan Kampung KB tersebut.  

“Selain itu, hal ini pun guna membentuk tim kelompok kerja daerah (district working group) tingkat kabupaten sebagai suatu tim yang dapat bekerja sama melakukan advokasi, komunikasi, dan edukasi lintas sektor terkait, agar saling sinergis serta memperluas cakupan penggarapan intensifikasi upaya revitalisasi program KKBPK di seluruh tingkatan wilayah Kabupaten Kayong Utara,” ucapnya.

Selain itu, sambung dia, permasalahan kependudukan baik secara kuantitas maupun kualitas, terutama terkait kemiskinan, masih harus mendapatkan perhatian dari berbagai pihak. Idrus yakin, jumlah penduduk yang besar dan berkualitas dapat menjadi modal pembangunan. Namun jika jumlah penduduk yang besar tapi tidak berkualitas, dikhawatirkan dia, akan menjadi beban pembangunan.

“Kampung KB menjadi salah satu inovasi strategis dalam upaya realisasi pelaksanaan kegiatan-kegiatan program KKBPK secara utuh dan terintegrasi, yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, dan untuk masyarakat di tingkat desa/dusun, dalam upaya mewujudkan keluarga yang berkualitas. Oleh karena itu, marilah kita bersama bahu membahu, bekerja sama dan memberikan dukungan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan ini. Kampung KB merupakan miniatur pelaksanaan program KB secara terpadu dan komprehensif di tingkat lini lapangan (desa/kelurahan/dusun/RW), yang konsepnya memadukan program KB dengan program pembangunan lainnya, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lain-lain,” tuturnya panjang.

Selanjutnya, Idrus mengajak kepada semua pihak aktif mendukung pelaksanaan Kampung KB, yang mana pencanangannya akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini. Dukungan tersebut, menurut dia, merupakan momentum untuk memperkuat rasa kebersamaan antarwarga masyarakat dan berperan aktif di berbagai kegiatan, dalam rangka membangun kampungnya atau daerahnya, untuk terwujudnya keluarga kecil bahagia dan sejahtera, demi kejayaan Indonesia.

“Dengan terlaksananya kampung-kampung KB di wilayah Kabupaten Kayong Utara ini, akan terwujud keluarga kecil bahagia dan sejahtera dengan dua anak cukup, keluarga yang saling toleran, saling menghormati, dan saling berbagi kasih sayang,” tutupnya. (humas/dan)

 

 

Berita Terkait