Belum Ada Pelanggaran

Belum Ada Pelanggaran

  Selasa, 5 April 2016 09:39
UNAS DI LAPAS: Kepala Dinas Pendidikan Kota Singkawang beserta pihak Lapas II B Singkawang melihat persiapan Unas sebelum peserta Unas Paket C mengerjakan soal kemarin di Lapas II B Singkawang. HARI/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

SINGKAWANG—Pelaksanan ujian nasional (Unas) tingkat SMA,MA, SMK dan Paket C di Kota Singkawang berlangsung dengan lancar. Diharapkan selama pelaksaan Unas tidak ada pemadaman listrik.

Walikota Singkawang Awang Ishak bersama Wakil Walikota Singkawan Abdul Muthalib ikut langsung memantau pelaksaan Unas di sekolah-sekolah, termasuk Kepala Dinas Pendidikan Najib beserta rombongan. Selain itu dalam pelaksaan Unas juga dipantau langsung Tim monitoring Untan dan Inspektorat Kementerian Pendidikan dan Kebudayan (Itjen) RI.

 “Kita berharap hasilnya maksimal, bisa lulus semua, semua lengkap, belum ditemukan siswa sakit,” kata Walikota Singkawang. Tentunya, kata dia, pihaknya dan masyarakat berdoa agar seluruh siswa mendapat nilai terbaik. “Ini bukan saja buat kita tapi masa depan mereka,” katanya.

Dari data Dinas Pendidikan Kota Singkawang. Jumlah peserta Unas untuk siswa SMA/MA 1.813 orang, sedangkan siswa SMK berjumlah 1.382 orang, dimana sebanyak 1.004 siswa menjalni Unas dengan sistem Unas berbasis komputer ( Computer Based Test). Dimana CBT ini hanya di SMKN 1 Singkawang, SMKN 2 Singkawang, SMK Mudita dan SMK Pratiwi. Sedagkan untuk paket C ada 377 orang yang tersebar di SMA PGRI Singkawang, SMPN 1 Singkawang Selatan, Lapas Kelas IIB kota Singkawang, SDN 9 Singkawang Selatan, SMAN 7 Singkwang Timur.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Singkawang, H Najib, mengatakan hingga kini pelaksaan Unas hari pertama berlangsung tanpa halangan berarti. “Belum ada ditemukan pelanggaran seperti bocornya kunci soal atau kekurangan lembar soal, semuanya lancar. Bahkan kita mendapat apresiasi dari Itjen Kemendibud karena Unas berjalan penuh integritas,” katanya. Karena jauh hari sebelum pelaksanan Unas, pihaknya sudah menyurati secara resmi PLN Cabang Singkawang terkait dimintakan tidak ada pemadaman listrik selama Unas berlangsung.

Bahkan ia bersama pihak Itjen Kemendibud memantau Unas paket C yang diikuti 20 peserta di Lapas kelas IIB Kota Singkawang. Kepala Bidang Kepala Bidang PNFI Kota Singkawang Edy Mustari mengatakan mata pelajaran yang diujikan sama bahkan mereka akan mengikuti ujian nasional seperti siswa di jalur formal lainya. Untuk ujian paket A akan digelar 16-26 Mei, Paket B 9-11 Mei sedangkan paket C ujian nasionalnya akan digelar 4-7 April 2016. Bagaimanapun, kata dia, tujuan PNFI ini sebagaimana motonya mendekatkan yang jauh menjangkau yang tidak terjangkau dalam hal pelayanan pendidikan kepada masyarakat. “Pihaknya berharap seluruh warga dapat mengenyam pendidikan untuk kehidupan mereka lebih baik seperti warga binaan di Lapas ini, semoga ijazah mereka bermanfaat dalam memenuhi syarat mencari pekerjaan yang layak,” katanya.

Kasi Bidadik Lapas IIB Kota Singkawang Floren pihak Lapas memfasilitasi unas yang dilaksanakan para warga binaan. Dari 20 orang yang terdaftar, 16 diantaranya mengikut Unas. “Yang tidak datang mereka yang sudah selesai dibina di Lapas, namun sewaktu bebas sudah diberitahu bahwa akan ada ujian nasional hari ini,” katanya. Kekikutsertaan warga binaan ini, kata Flore, sebagai wujud tugas dan fungsi bidang dipimpinnya dalam rangka memberdayakan warga Lapas khususnya di bidang pendidikan.

Sementara itu, Kasi Kurikulum Dikmen Disdik Kota Singkawang, Hartati, nantinya kelulusan para siswa ditentukan sekolah masing-masing. Dimana hasil ujian nasional tidak menjadi satu satunya indikator kelulusan. “Hasil ujian nasional hanya menjadi pertimbangan nilai bagi siswa ke jenjang lebih tinggi dan sebagai pemataan mutu kualitas pendidikan,” jelasnya.

Tim Itjen Kemendibud, Yusron Nurrachim dan Ismail yang ditemui di lapangan, mengatakan belum ada temuan pelanggaran di hari pertama pelaksaan Unas di Kota Singkawang. “Kami melihat belum ada, bahkawa siswa-siswa yang menjalani ujian sangat serius, termasuk yang menjalani CBT,” katanya. (har)

Berita Terkait